Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 95,67 poin atau 1,51 persen ke 6.430,15 pada akhir perdagangan sesi I Kamis, 23 Juli 2026. Katalis positif IHSG antara lain data-data makroekonomi yang baik seperti pertumbuhan kredit perbankan yang untuk kedua kalinya tumbuh dua digit.
|Baca juga: IHSG Diprediksi Rawan Koreksi, Berikut 6 Saham Pilihan untuk Hari Ini
Sebanyak 450 saham naik, 166 saham turun dan 177 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 34,80 miliar saham, dengan total nilai Rp11,89 triliun.
Bank Indonesia merilis data kredit perbankan pada Juni 2026 tumbuh 12,67 persen secara year on year (yoy), naik dari 11,51 persen pada Mei, ditopang kredit investasi, modal kerja, dan konsumsi.
BI mempertahankan proyeksi pertumbuhan kredit 2026 di kisaran 8-12 persen, didukung DPK yang tumbuh 10,21 persen (yoy), likuiditas yang memadai, dan potensi undisbursed loan sebesar Rp2.490 triliun.
Sementara situasi geopolitik makin panas. Mengutip laporan Reuters, Kamis, para pejabat intelijen AS mengungkapkan bahwa tingkat efektivitas dan akurasi serangan drone Iran terhadap situs-situs rahasia CIA menjadi indikasi kuat adanya sokongan teknis dari pihak ketiga.
Sedikitnya dua fasilitas CIA dilaporkan berhasil dihantam pada Maret lalu, yakni kantor stasiun CIA di dalam kompleks Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, serta sebuah fasilitas terpisah di Irak timur.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
