1
1

IHSG Sesi I Lanjut Menguat

Investor sedang mengamati perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada sesi I Jumat, 10 Juli 2026.  IHSG naik 0,10 persen atau 6,03 poin ke level 5.918,47. Indeks menguat di tengah sentimen geopolitik Timur Tengah yang makin tidak pasti.

|Baca juga: Berikut 6 Rekomendasi Saham untuk Jemput Cuan saat IHSG Uji Level 6.050

Sebanyak 405 saham menguat, 208 saham melemah, dan 171 saham bergerak stagnan. Total volume perdagangan mencapai 11,5 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,7 triliun.

Setelah saling serang selama beberapa hari sejak awal pekan, AS dan Iran mulai menghentikan serangan. Presiden AS Donald Trump mengklaim Iran kini ingin mencapai kesepakatan damai setelah serangkaian serangan militer terbaru Washington. Meski demikian, Trump mengaku belum bisa memastikan apakah konflik antara kedua negara benar-benar akan berakhir atau justru kembali meningkat menjadi perang skala penuh.

|Baca juga: Abaikan Situasi Panas Timur Tengah, IHSG Berbalik Menguat

Kebijakan suku bunga Federal Reserve masih belum pasti dengan perbedaan pendapat di antara para gubernur bank sentral negara bagian. Bunga acuan The Fed belum akan turun hingga kahir tahun setelah risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16-17 Juni 2026 dirilis Rabu lalu menunjukkan mayoritas pejabat The Fed masih memandang inflasi sebagai ancaman utama bagi perekonomian.

Keputusan mempertahankan target suku bunga acuan federal funds rate (FFR) di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen sebenarnya telah diperkirakan pasar. Sebaliknya, peluang menaikkan bunga hingga khir tahun masih ada yang akan mengancam mata uang negara-negara berkembang, seperti Indonesia.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Optimalkan Fungsi Intermediasi, Bank Mega Syariah Catat Laba Tumbuh 17,56% hingga Juni 2026
Next Post AAJI Peringatkan Hal Ini kepada Perusahaan Asuransi Sebelum Jual Produk Kesehatan

Member Login

or