1
1

Berikut 6 Rekomendasi Saham untuk Jemput Cuan saat IHSG Uji Level 6.050

Ilustrasi. | Foto: Freepik/starline

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kemarin ditutup naik 1,19 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing Rp205 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, TPIA, MAPI, TLKM, dan BRMS.

“IHSG potensi mencoba menembus resisten di 6.050. Hati-hati jika gagal break 6.050, potensi koreksi wajar,” ungkap Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman, dikutip dari risetnya, Rabu, 8 Juli 2026.

|Baca juga: Allianz Research Sebut Potensi Pasar Asuransi Indonesia Masih Sangat Besar

|Baca juga: Allianz: Menjaga Keterjangkauan Premi Penting untuk Perlindungan Jangka Panjang

Sedangkan indeks-indeks saham Wall Street kompak turun pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB). Tekanan terbesar dari aksi jual saham-saham AI dan produsen cip, di tengah lonjakan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,25 persen. Sementara itu, Nasdaq Composite melemah 1,16 persen, dan S&P 500 berkurang 0,45 persen. Di sisi lain, saham Micron Technology anjlok 4,7 persen, diikuti KLA Corp, Marvell Technology, Broadcom, dan Advanced Micro Devices (AMD) yang juga ditutup turun.

Sementara bursa saham Asia kompak turun pada perdagangan Selasa waktu setempat, meski proyeksi lonjakan laba kuartalan Samsung Electronics yang didorong tingginya permintaan AI sempat memberikan sentimen positif.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Media Asuransi (@mediaasuransinews)

Pada saat yang sama, yen Jepang tetap bertahan di dekat level terendah dalam hampir 40 tahun di tengah spekulasi intervensi pemerintah. Saham Samsung Electronics, produsen cip memori terbesar di dunia, memperkirakan laba operasional periode April-Juni melonjak 19 kali lipat YoY menjadi 89,4 triliun won (US$58,44 miliar).

|Baca juga: Allianz Research: Permintaan Asuransi Kesehatan Melonjak di Tengah Kenaikan Biaya Medis

|Baca juga: Allianz Sebut Fragmentasi Berpotensi Jadi Cuan Baru bagi Industri Asuransi

Namun, pasar saham Korea Selatan justru turun 4,9 persen. Sementara itu, indeks Nikkei 225 melemah 2,12 persen. Lalu produsen cip Korea Selatan SK Hynix memulai penawaran saham di AS untuk menghimpun dana sebesar 43 triliun won (US$ 28,07 miliar).

Support IHSG: 5.900-5.950
Resist IHSG: 6.000-6.050

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

  1. ELSA Spec Buy dengan area beli di Rp585-Rp595, cutloss di bawah Rp575. Target dekat di Rp610-Rp620.
  2. BIPI Spec Buy dengan area beli di Rp122-Rp125, cutloss di bawah Rp120. Target dekat di Rp127-Rp130.
  3. EXCL Buy if Break Rp2.600, dengan target dekat di Rp2.630-Rp2.670. Cutloss di bawah Rp2.550.
  4. AMMN Buy on Weakness dengan area beli di Rp3.520-Rp3.560, cutloss di bawah Rp3.500. Target dekat di Rp3.600-Rp3.640.
  5. KLBF Spec Buy dengan area beli di Rp740-Rp745, cutloss di bawah Rp735. Target dekat di Rp755-Rp765.
  6. SCMA Buy on Weakness dengan area beli di Rp210-Rp214, cutloss di bawah Rp206. Target dekat di Rp218-Rp226.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post INDEF Berharap Danantara Melanjutkan Transformasi Fundamental Bisnis 
Next Post OJK Tindak Lanjuti Putusan MK, Aturan Pencairan Dana Pensiun Bakal Disesuaikan

Member Login

or