Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas makin dalam di perdagangan Senin, 8 Juni 2026. IHSG ambruk 4,52 persen atau terpangkas 252 poin ke level 5.342,62 pada penutupan perdagangan Senin.
Sentimen utama penekan IHSG, seperti indeks bursa saham negara-negara Asia lainnya, adalah peluang kenaikan bunga Federal Reserve di tahun ini. Inflasi yang terjadi di AS sebagai dampak kenaikan harga minyak mentah, dan juga kuatnya data tenaga kerja menjadi pertimbangan The Fed dalam memperbarui kebijakan bunganya. Komite Pasar Terbuka The Fed atau FOMC akan kembali digelar di bulan ini.
Di sisi lain, harga minyak mentah Brent melonjak lebih dari lima persen pada hari Senin setelah Israel dan Iran saling melancarkan serangan, menguji gencatan senjata yang rapuh dan mengancam harapan untuk kesepakatan guna mengakhiri krisis Timur Tengah.
|Baca juga: IHSG Berpotensi Rebound, Berikut 6 Rekomendasi Saham Pilihan untuk Hari Ini
Kontrak untuk bulan Agustus melonjak 5,1 persen menjadi $97,83 per barel, sementara West Texas Intermediate naik 4,8 persen menjadi $94,85.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

