Media Asuransi, JAKARTA – Pergerakan bursa saham Asia Pasifik kompak menguat pada perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026. Pasar merespons positif dengan optimisme hati-hati menjelang rilis laporan keuangan kuartalan dari raksasa chip Nvidia, yang mengangkat saham-saham sektor teknologi terkait kecerdasan buatan (AI).
Indeks Nikkei 225 ditutup di level 65.856,43 pada perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026, mencatatkan penguatan sekitar 0,50% dari penutupan hari sebelumnya. Nikkei dibuka di level 65.195,26 dengan level tertinggi 65.904,24 dan level terendah 64.609,47.
Indeks KOSPI pada perdagangan hari Selasa, 25 Agustus 2026, ditutup menguat 0,68 persen atau naik 45,78 poin ke level 6.742,74. Demikian pula Indeks acuan Australia ASX 200 naik 0,7 persen menjadi 9.164,60. Penguatan tersebut menjadi yang terbesar sejak 5 Agustus 2026.
Fokus investor kini beralih ke laporan inflasi bulanan Australia yang akan dirilis pada Rabu (26/8). Data tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan dinilai dapat memperkuat peluang RBA mempertahankan suku bunga pada level saat ini.
Sementara itu di wall street semalam, indeks S&P 500 turun 0,28 persen dan indeks Nasdaq terpangkas 0,76 persen akibat penurunan saham produsen chip dan perusahaan teknologi lainnya yang membebani pasar secara keseluruhan. Indeks Dow Jones bertambah 140,15 poin atau 0,26 persen.
Imbal hasil obligasi AS turun setelah CNBC melaporkan Departemen Keuangan dapat menggunakan dana US$ 1 triliun atau Rp 17.720 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.720) dari Rekening Umum (General Account) untuk mendanai rencana peningkatan pembelian obligasi pemerintah. Imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun turun 3 basis poin menjadi 4,7 persen.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

