1
1

Bank Mega Syariah dan Berdikari Kolaborasi Permudah Masyarakat Berkurban

Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney). | Foto: Bank Mega Syariah

Media Asuransi, JAKARTA – Bank Mega Syariah memperkuat sinergi strategis dengan PT Berdikari melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam pengembangan layanan keuangan syariah.

Kolaborasi ini menghadirkan inovasi layanan keuangan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah kurban secara lebih aman, nyaman, dan terpercaya.

Penandatanganan ini dilaksanakan pada 27 Februari 2026 di Menara Mega Syariah. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Berdikari Maryadi dan Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji.

Program tabungan kurban merupakan langkah strategis membangun ekosistem kurban terintegrasi di Indonesia. Inisiasi ini menghubungkan pekurban, perbankan syariah, lembaga zakat, dan peternak lokal secara digital, transparan, dan berkelanjutan.

Melalui program ini, General Manager Corporate Strategy & Digital Transformation Berdikari Agung S. Mukti menyatakan, Berdikari ingin memperkuat industri ruminansia nasional. Upaya ini untuk memastikan kepastian pasar bagi peternak

“Serta menghadirkan solusi perencanaan ibadah kurban yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat,” ujar Agung, dalam keterangan resminya, Jumat, 27 Februari 2026.

|Baca juga: OJK Beberkan 4 Tujuan Utama UUS Asuransi Wajib Spin-Off di 2026

|Baca juga: Allianz Life Syariah Indonesia Ungkap Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Spin-Off

|Baca juga: Penyegaran Manajemen, Kreditplus (KB Finansia) Umumkan Susunan Direksi Baru

Berdikari sebagai BUMN Peternakan berkomitmen menghadirkan layanan kurban digital yang profesional, terpercaya, dan transparan, serta sesuai dengan prinsip dan kaidah syariah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Bank Mega Syariah, asosiasi peternak, dan Baznas guna memastikan tata kelola yang baik sekaligus memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji (Oney) mengatakan kerja sama ini mencakup beberapa ruang lingkup utama, antara lain pengembangan Program Tabungan Rencana Kurban Bank Mega Syariah by Berdikari, kerja sama penempatan dana dan operasional perbankan, layanan perbankan digital dan transaksi, serta dukungan terhadap pengembangan bisnis Berdikari secara berkelanjutan.

Dalam aspek funding, kerja sama meliputi pembukaan rekening giro dan deposito untuk kebutuhan transaksi operasional Berdikari, serta kolaborasi Program Tabungan Rencana Kurban Berdikari.

Program tersebut nantinya dapat dipasarkan kepada karyawan, anak perusahaan, mitra usaha, maupun masyarakat umum sebagai solusi perencanaan ibadah kurban yang terintegrasi dengan layanan keuangan syariah.

“Sinergi dengan Berdikari menjadi upaya Bank Mega Syariah dalam memberikan solusi keuangan syariah yang komprehensif bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini juga dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak sekaligus mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Bank Mega Syariah optimistis dapat meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), memperluas basis nasabah, serta memperkuat posisi perseroan sebagai mitra keuangan syariah yang terpercaya bagi sektor korporasi dan masyarakat,

Hingga Desember 2025, total dana pihak ketiga perseroan tercatat mencapai Rp12,36 triliun atau tumbuh 11,94 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan posisi Desember 2024 sebesar Rp11,04 triliun (unaudited).

“Pertumbuhan funding yang positif menunjukkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk memperbesar porsi dana murah sehingga dapat menekan biaya dana dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” pungkas Oney.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post CIMB Niaga (BNGA) Berkomitmen pada Program Pembiayaan Berkelanjutan
Next Post Kredit Perbankan Belum Gaspol, BI Catat Gap Ekonomi RI Masih Menganga

Member Login

or