1
1

BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander (duduk, tengah), Direktur Utama  Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono (duduk, kedua kiri) dan Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat, Hayunaji (duduk, kiri) saat Synergy Roadshow 2026 di Bandung. | Foto: Bank Muamalat

Media Asuransi, JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menggelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung, Jawa Barat, Jumat, 17 Juli 2026. Synergy Roadshow 2026 merupakan kegiatan bersama antara BPKH dan Bank Muamalat untuk membangun kolaborasi serta melakukan evaluasi kinerja bisnis seluruh region Bank Muamalat di enam kota besar.

“Bandung merupakan lokasi ketiga penyelenggaraan Synergy Roadshow 2026 setelah Jakarta dan Surabaya. Selanjutnya kegiatan serupa akan dilaksanakan di Yogyakarta, Makassar, dan Medan,” kata Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, dalam keterangan resmi.

Dia menambahkan, forum bersama para pimpinan dan tim penjualan di kantor wilayah dan cabang ini bertujuan untuk menyampaikan strategi, prioritas bisnis dan arahan manajemen kepada seluruh insan Muamalat dalam rangka peningkatan kemampuan tim.

|Baca juga: Meningkat 30,9%, Volume Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring Bank Muamalat

“Kami juga mengidentifikasi peluang pertumbuhan di masing-masing daerah. Sasarannya jelas, kami ingin membangun semangat dan optimisme menghadapi semester kedua tahun ini, di tengah kondisi perekonomian nasional yang menantang dan kondisi global yang masih bergejolak,” ujarnya.

BPKH dan Bank Muamalat terus memperkuat sinergi bisnis melalui sejumlah kerja sama strategis. Menurut Imam, sinergi ini menjadi upaya bersama saling mendukung. Apalagi, haji dan umrah merupakan ekosistem besar yang dapat memberikan efek berganda ke berbagai sektor ekonomi dan sosial di Tanah Air.

“Kami ingin setiap layanan, produk, dan nilai tambah yang dapat kami berikan menjadi jalan hijrah bagi stakeholders menuju berkah. Kebermanfaatannya dapat berkelanjutan dan dirasakan semua elemen di mana pun,” tutur Imam.

|Baca juga: Jumlah Dewan Pengawas BPKH Diusulkan Ditambah, Apa Urgensinya?

Salah satu kolaborasi yang dilakukan adalah meluncurkan Kartu Haji Indonesia untuk menggantikan penggunaan cash. Selain untuk kemudahan dan kenyamanan jemaah, inisiatif ini sekaligus mendukung digitalisasi pelaksanaan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk terus melanjutkan pelaksanaan joint event meliputi program nasional dan internasional terkait sosialisasi, diseminasi, maupun program penghimpunan dan kemaslahatan. BPKH juga telah menunjuk Bank Muamalat sebagai salah satu bank syariah penyedia jasa layanan kustodiannya.

“Dengan memanfaatkan kapabilitas digital dan jejaring yang dimiliki, sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi calon jemaah haji dan umrah, tetapi juga memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendukung kemaslahatan umat secara lebih luas,” pungkas Imam.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Ekonom UOB: Saat Ini Ekonomi Masuki Fase New Normal
Next Post OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri Depok

Member Login

or