1
1

Laba BRI (BBRI) Naik 17,5%, Tembus Rp31,2 Triliun di Semester I/2026

Menara BRI. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp31,2 triliun pada semester I/2026. Pencapaian tersebut tumbuh 17,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp26,53 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp80,53 triliun, naik 9,9 persen secara tahunan dari Rp73,27 triliun. Di sisi lain, beban bunga BBRI turun menjadi Rp27,39 triliun dari sebelumnya Rp29,10 triliun.

Sementara itu, pendapatan bunga tercatat sebesar Rp107,92 triliun, meningkat dari Rp102,38 triliun pada semester I/2025. Pendapatan jasa asuransi bersih juga naik menjadi Rp648,69 miliar dari Rp437,11 miliar.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan kinerja tersebut tetap ditopang oleh karakteristik utama bisnis BRI yang berfokus pada segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hingga akhir Juni 2026, sebesar 75,1 persen dari total portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group disalurkan kepada segmen UMKM.

|Baca juga: ANTAM (ANTM) Cetak Laba Bersih Rp6,91 Triliun di Semester I/2026

|Baca juga: Bank SMBC Indonesia Tebar Diskon di Konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia

“(Kondisi itu) menegaskan konsistensi perseroan dalam menjalankan perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” kata Hery, dikutip dari keterangan resminya, Senin, 31 Agustus 2026.

Dari sisi perolehan laba, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp30,87 triliun, meningkat 17,5 persen dibandingkan dengan Rp26,28 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham (EPS) juga meningkat menjadi Rp205 dari sebelumnya Rp174.

Pada aspek intermediasi, total kredit konsolidasian BBRI mencapai Rp1.580,42 triliun per akhir Juni 2026, meningkat dari Rp1.460,73 triliun pada akhir 2025. Adapun pembiayaan syariah BBRI tercatat sebesar Rp61,21 triliun, sedangkan piutang pembiayaan mencapai Rp3,90 triliun.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Sesi I Ditutup Melemah Tipis ke 6.515

Member Login

or