1
1

Klaim Asuransi Menghantui Perusahaan Usai Banjir Bandang Nepal Hilangkan Ratusan Turis Asing

Ilustrasi. | Foto: Freepik/jcomp

Media Asuransi, GLOBAL – Risiko klaim asuransi perjalanan meningkat setelah ratusan wisatawan asing dilaporkan hilang akibat banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di sepanjang perbatasan Nepal dan China.

Melansir Nepal Tourism Board, tercatat sebanyak 517 wisatawan asing dari 33 negara termasuk dalam 570 wisatawan yang dilaporkan hilang setelah bencana terjadi pada Rabu. Wisatawan asal India menjadi kelompok dengan jumlah terbesar.

Mengutip Asia Insurance Review, Senin, 31 Agustus 2026, namun sejumlah laporan lain menyebut jumlah wisatawan asing yang hilang akibat bencana tersebut bisa mencapai 700 orang.

Bencana tersebut juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Sedikitnya 273 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lebih dari 1.300 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap korban yang kemungkinan masih bertahan.

|Baca juga: Orang Kaya di Asia Makin Lirik Asuransi untuk Kelola Harta Lintas Negara

|Baca juga: Bos OJK Ungkap Jadwal Pelantikan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif BMKS

Rekaman video yang diambil warga memperlihatkan derasnya air bah bercampur material longsoran menerjang lereng pegunungan. Arus tersebut kemudian membanjiri permukiman dan menghanyutkan bangunan serta berbagai infrastruktur.

Survei Geologi Amerika Serikat atau US Geological Survey (USGS) menyebut bencana tersebut dipicu oleh runtuhnya gletser yang kemudian menyebabkan aliran material longsoran atau debris flow.

Banyaknya wisatawan asing yang terdampak membuat kejadian ini turut meningkatkan potensi eksposur bagi perusahaan asuransi perjalanan, terutama terkait perlindungan kecelakaan, evakuasi darurat, kehilangan barang, hingga biaya pemulangan korban.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Laba Prudential Capai US$995 Juta di Semester I/2026

Member Login

or