1
1

Wisma BCA Foresta Raih Sertifikat Green Mark Super Low Energy Building Pertama di Indonesia

Direktur BCA, Frengky Chandra Kusuma, menunjukkan sertifikat Green Mark Super Low Energy Building dari Building and Construction Authority Singapura, 2 Oktober 2024. | Foto: Bank BCA

Media Asuransi, JAKARTA – Salah satu gedung kantor PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yakni Wisma BCA Foresta, meraih sertifikat Green Mark Super Low Energy Building dari Building and Construction Authority Singapura. Sertifikat itu diraih karena Wisma BCA Foresta dinilai berhasil menerapkan efisiensi sangat tinggi pada operasional gedung.

Wisma BCA Foresta menjadi gedung pertama di Indonesia yang menerima sertifikasi Green Mark Super Low Energy Building berdasarkan kriteria Green Mark Internasional. Sertifikat ini diberikan Building and Construction Authority dan diterima oleh Direktur BCA, Frengky Chandra Kusuma, pada Rabu, 2 Oktober 2024.

|Baca juga: Rating Bank BCA (BBCA) Ditegaskan idAAA Outlook Stabil

Wisma BCA Foresta berhasil mencapai beberapa parameter efisiensi sehingga akhirnya meraih sertifikat tersebut. Salah satu parameternya yakni menekan penggunaan energi listrik dengan tingkat efisiensi di atas 60 persen dari standar gedung setara berdasarkan ukuran Green Mark di Singapura. Selain itu, Wisma BCA Foresta juga memenuhi standar nilai-nilai keberlanjutan seperti pembuatan ekosistem hijau dimulai dari tahap perencanaan, desain, dan konstruksi, serta perawatan yang berdampak langsung terhadap penggunaan energi gedung.

Frengky Chandra Kusuma mengatakan bahwa diperolehnya sertifikat ini oleh BCA merupakan kebanggaan, sebab hal ini menjadi bukti atas kerja keras perusahaan dalam mendukung upaya keberlanjutan di seluruh aspek operasional bisnis. “Meskipun masih berusia muda, Wisma BCA Foresta telah berhasil mendapatkan beberapa penghargaan dan hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan komitmen kami dalam mengedepankan nilai-nilai ESG,” katanya dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis, 3 Oktober 2024.

|Baca juga: BCA Jadi Bank Administrator RDN dan Bank Pembayaran 2024-2029

Untuk mendukung upaya pengurangan jejak karbon dan efisiensi energi, Frengky menambahkan, gedung hijau ini didesain sedemikian rupa agar penggunaan energi dapat diminimalkan. Hal ini dilakukan melalui penerapan Building Automation System, Chiller Plant Management System, sistem tata udara serta desain dan material selubung bangunan yang menjaga suhu dan kelembapan secara optimal. Gedung ini juga dilengkapi dengan sistem air minum reverse osmosis, pemanfaatan air hasil daur ulang, serta pemanfaatan limpasan air hujan.

Pemasangan panel surya turut mendukung pengurangan penggunaan listrik dari sumber bahan bakar fosil, menjadikannya gedung hijau komprehensif. Semua teknologi tersebut dikelola oleh Tim Manajemen Energi dari Divisi Logistik dan Gedung BCA, yang berkontribusi dalam menciptakan gedung yang hemat energi.

“Wisma BCA Foresta merupakan awal dari perjalanan kami dalam mengintegrasikan praktik perbankan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. BCA akan senantiasa mengedepankan inovasi-inovasi dalam mendukung aspek keberlanjutan,” tutur Frengky.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BHMS Fokus Bangun Ekosistem Layanan Kesehatan Keluarga Holistik
Next Post Premi Asuransi P&C Global Stabil, Era Kenaikan Usai?

Member Login

or