Media Asuransi, JAKARTA – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP) berkomitmen mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Hal itu sejalan dengan peranan UMKM yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air dari waktu ke waktu.
“Kami percaya UMKM yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan akan berkontribusi pada ketahanan ekonomi yang lebih luas,” kata Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti, dikutip dari keterangan resminya, Rabu, 29 April 2026.
|Baca juga: Green SM Indonesia Buka Suara terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
|Baca juga: Bukan Sekadar Gender, Ini Alasan Perempuan Belum Banyak Duduk di Kursi Direksi
Ia menambahkan Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli meyakini UMKM memiliki peran krusial dalam pertumbuhan ekonomi. Hal itu yang membuat Yayasan Allianz Peduli bekerja sama dengan lingkaran untuk memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi melalui EMPOWERED+.
“Dan melalui program ini kami ingin memperluas akses penguatan kapasitas yang relevan, termasuk bagi UMKM inklusif yang melibatkan penyandang disabilitas,” ujar Ni Made Daryanti.
Di 2026, lanjutnya, EMPOWERED+ berfokus pada implementasi scale-up plan disertai pendampingan berkelanjutan, monitoring perkembangan, serta evaluasi dan pengukuran dampak.
|Baca juga: Inilah Peraih CEO Award 2026 Media Asuransi
|Baca juga: Insiden Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Begini Cara Klaim Asuransi di Jasa Raharja
Ia menjelaskan tahap ini dilakukan untuk memastikan intervensi program mendorong hasil yang nyata, baik dari sisi penguatan kapasitas, pertumbuhan usaha, maupun dampak sosial- ekonomi yang dihasilkan oleh UMKM.
“Komitmen kami tidak berhenti pada fase pembelajaran. 2026 menjadi fase penting untuk mengawal eksekusi, menjaga disiplin implementasi, dan mengukur dampak secara lebih terstruktur. Kami percaya UMKM yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan akan berkontribusi pada ketahanan ekonomi yang lebih luas,” tutup Ni Made Daryanti.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
