Media Asuransi, JAKARTA – Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengatakan kinerja positif Allianz Life Indonesia mencerminkan kepercayaan nasabah dan manfaat solusi perlindungan yang dihadirkan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap proteksi jiwa dan kesehatan.
“Di tengah tantangan inflasi medis, kami terus berfokus untuk menyediakan solusi perlindungan kesehatan yang komprehensif, mudah diakses, dan berkelanjutan, sehingga dapat membantu nasabah menjaga ketahanan finansial saat menghadapi berbagai risiko kehidupan,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 14 Agustus 2026.
Di sisi lain, pada 2025, Allianz Life mencatatkan pertumbuhan yang sehat dengan Gross Written Premium(GWP) sebesar Rp18,6 triliun, meningkat 9,2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Total aset Allianz Life mencapai Rp36,4 triliun, dan klaim dan manfaat yang dibayarkan kepada nasabah sebesar Rp5,1 triliun, mencakup manfaat asuransi jiwa, kesehatan, penyakit kritis, dan perlindungan lainnya.
|Baca juga: 21 Bulan Memerintah, Prabowo Klaim Sudah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif
|Baca juga: Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2026
Allianz Life terus memperkuat ketahanan finansialnya guna memastikan kemampuan perusahaan dalam memenuhi setiap kewajiban kepada nasabah. Kesehatan finansial tersebut tercermin dari Risk-Based Capital (RBC) perusahaan yang mencapai 260 persen, jauh di atas batas minimum yang dipersyaratkan OJK.
Kinerja Allianz Life didukung oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan jiwa dan kesehatan, terutama di tengah tantangan inflasi medis dan meningkatnya biaya layanan kesehatan.
Selain itu, Allianz Life terus memperkuat kanal distribusi, termasuk keagenan, bancassurance, dan solusi korporasi, untuk memperluas akses perlindungan bagi masyarakat.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

