1
1

Moody’s: Eksposur Lebih Tinggi di Perusahaan Asuransi Bersifat Struktural

Ilustrasi. | Foto: freepick

Media Asuransi, GLOBAL – Moody’s Ratings menyatakan tidak yakin sektor reasuransi akan melanjutkan asumsi pertanggungan seperti pada tingkat sebelumnya. Ini mengartikan eksposur lebih tinggi yang ditanggung oleh perusahaan asuransi utama dianggap sebagai hal yang struktural dan bukan merupakan kejadian siklus.

|Baca: AM Best Pertahankan Prospek Stabil di Segmen Asuransi Jiwa Inggris

Hal ini mencerminkan tekad banyak pihak dalam komunitas reasuransi dan sekuritas yang terkait dengan asuransi atau Insurance-Linked Securities (ILS), bahwa titik-titik keterikatan akan tetap lebih tinggi dan digarisbawahi oleh kurangnya minat untuk lapisan yang lebih rendah dan cakupan agregat yang disebut sebagai risiko sekunder.

Fakta persyaratan pertanggungan reasuransi telah diatur ulang lebih tinggi dan dengan kondisi yang lebih ketat dapat dilihat sebagai bagian dari siklus pasar keras-lunak yang biasa terjadi di sektor ini. Moody’s mencatat eksposur perusahaan asuransi terhadap peristiwa cuaca yang kecil namun sering terjadi sekarang tetap berada di atas rata-rata historis.

“Dengan reasuransi yang tidak mungkin mengembalikan tingkat cakupan sebelumnya, kami melihat eksposur yang lebih tinggi di sektor primer lebih bersifat struktural daripada siklus. Hal ini dapat memaksa perusahaan asuransi primer menaikkan harga mereka, menambah kenaikan terkait inflasi baru-baru ini,” ujar Moody’s, dikutip dari laman Artemis, Jumat, 14 Juni 2024.

Rentan terhadap peristiwa cuaca

Moody’s melihat perusahaan asuransi P&C rentan terhadap peristiwa cuaca saat ini, dan menambahkan data survei menunjukkan perlindungan reasuransi perusahaan asuransi primer belum membaik pada 2024, sehingga sektor ini tetap rentan.

Meskipun Moody’s mengakui sifat siklus pasar reasuransi dan harga memuncak sekarang, namun Moody’s percaya perusahaan reasuransi sekarang tidak mungkin mengembalikan cakupan risiko sekunder, atau akumulasi dari peristiwa semacam itu, ke tingkat sebelum 2023.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Rantai Pasokan hingga Ketidakpastian Geopolitik Dinilai Jadi Masalah Utama Dunia Bisnis
Next Post OYO Tebar Diskon hingga 75% pada Musim Libur Panjang Sekolah

Member Login

or