1
1

Prompt Manufacturing Index (PMI)-BI di Triwulan II/2026 sebesar 51,43%, Kinerja Industri Pengolahan Tetap Terjaga

Pabrik perakitan mobil GAC. | Foto: GAC

Media Asuransi, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan data terbaru Prompt Manufacturing Index (PMI)-BI di Triwulan II/2026. Kinerja Lapangan Usaha (LU) Industri Pengolahan pada triwulan II/2026 meningkat dan berada pada fase ekspansi (indeks >50 persen).

“Hal ini tecermin dari PMI-BI triwulan II/2026 sebesar 51,43 persen,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi yang dikutip Senin, 20 Juli 2026.

|Baca juga: Didik J. Rachbini Ingatkan Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional

Dia tambahkan, berdasar komponen pembentuknya, mayoritas komponen berada pada fase ekaspansi yakni Volume Produksi, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Volume Total Pesanan. Sedangkan berdasarkan Sublapangan Usaha (Sub-LU), sebagian besar Sub-LU juga berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Mesing dan Perlengkapan, diikuti Industri Makanan dan Minuman, Industri Logam Sasar, serta Industri Barang Galian Bukan Logam.

|Baca juga: Bank Indonesia Menilai Inflasi IHK Juni 2026 Tetap Terjaga

Pada triwulan III/2026, kinerja LU Industri Pengolahan diprakirakan meningkat dan tetap berada pada fase ekspansi, tecermin dari PMI-BI sebesar 52,32 persen. Ekspansi terutama didorong oleh Volume Produksi, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Volume Total Pesanan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa mayoritas Sub-LU diprakirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Mesin dan Perlengkapan, diikuti oleh Industri Pengolahan Tembakau, Industri Logam Dasar, serta Industri Alat Angkutan.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post PT Capital Life Indonesia Bertahan di Peringkat ke-6
Next Post PT Asuransi Jiwa Astra Laba Bersih Melonjak

Member Login

or