1
1

Aneka Tips Persiapan agar Touring Menyenangkan

Jaket komunitas yang digunakan dalam touring, memudahkan pengenalan anggota rombongan di perjalanan. | Foto: Komunitas Motor 007

Media Asuransi, JAKARTA – Kata touring, mungkin sudah akrab bagi Anda yang tergabung dalam klub atau komunitas motor. Karena jika Anda seorang anggota komunitas atau klub motor, tentu sudah pernah mengikuti aktivitas bersama ini.

Perjalanan jauh mengendarai motor ke luar kota bahkan lintas provinsi selama berhari-hari, atau yang hanya satu hari dalam jarak lebih pendek, biasa dikenal dengan aktivitas touring. Bagi Anda yang tergabung dalam komunitas, urusan touring seringkali tidak sederhana. Ada banyak persiapan yang perlu dilakukan, karena terkait dengan keinginan banyak orang.

|Baca juga: CIMB Niaga (BNGA) Hadirkan Inspirasi Finansial melalui Wealth Xpo 2026

Bagi Anda yang belum tergabung dalam komunitas, belum pernah ikut touring, atau berencana untuk melakukan solo touring, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jadi bukan hanya mengejar kegembiraan saat touring, namun perlu juga diperhatikan risikonya.

 

Risiko Saat Touring

Walaupun secara umum touring merupakan kegiatan refreshing yang seru, apalagi bersama orang-orang yang ‘sefrekuensi’, namun perlu Anda perhatikan juga risiko yang mungkin muncul. Dikutip dari laman CIMB Niaga, ada beberapa risiko yang penting untuk diperhatikan saat melakukan touring.

Biasanya, agenda touring banyak dilakukan oleh komunitas atau klub di waktu libur panjang. Meski begitu, biasanya ada beberapa komunitas atau klub memilih malam hari jadi waktu mereka mulai perjalanan.

Waktu malam hari dipilih biasanya dengan tujuan memotong waktu tempuh berkendara karena tidak terkena jam macet. Hal ini sebaiknya dihindari, karena pada dasarnya kemampuan manusia menurun di malam hari sejalan dengan visibilitas yang menurun.

|Baca juga: CIMB Niaga (BNGA) Perkenalkan Preferred BOSS di Wealth Xpo 2026

Selain itu, lampu kendaraan lain bisa membuat silau dan menyebabkan efek snow blindness. Kemudian, hanya dengan mengandalkan lampu tentu kemampuan manusia mengukur jarak dengan kendaraan lain akan berkurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa waktu touring yang terbaik adalah siang hari.

Selain itu risiko touring yang lainnya adalah berkaitan dengan bagaimana cara berkendara berkelompok. Berkendara dalam kawanan seringkali membuat seseorang jadi lebih percaya diri sehingga sering mengambil risiko yang berlebih.

Atur sikap bijaksana dengan tepat supaya saat melakukan perjalanan ini bersama kawanan tetap berjalan lancar dan mengikuti aturan berlalu lintas yang baik. Selain emosi, atur juga posisi kendaraan secara diagonal sehingga selalu berada di belakang pengendara satu grup dan tidak keluar rombongan.

 

Tips Persiapan Touring

Agar beberapa risiko di atas tidak terjadi, ada banyak persiapan yang perlu dipersiapkan dengan baik dan matang sebelum melaksanakan touring. Mari simak beberapa hal berikut ini:

  1. Menentukan Rute Perjalanan

Rute perjalanan tentu adalah hal utama dan terutama yang harus ditentukan di awal sebelum melaksanakan touring. Jika sudah ditentukan, Anda perlu melakukan riset dengan baik mulai dari jarak, waktu yang diperlukan, kondisi jalan, fasilitas, bahkan jika memungkinkan riset pula bengkel servis dan tempat pengisian bahan bakar untuk membantu ketika hal-hal yang tidak diinginkan terkait kendaraan bisa ditanggulangi.

Selain itu penting untuk mencari informasi mengenai rute alternatif jika dalam perjalanannya terdapat kondisi di mana rute utama tidak dapat dilalui.

  1. Menyiapkan alat komunikasi dan peta petunjuk

Dalam melaksanakan touring, sebaiknya Anda tidak hanya mengandalkan smartphone sebagai alat komunikasi. Sebab sering kali tidak semua jalur punya jangkauan sinyal komunikasi yang selalu baik. Hal ini dialami Media Asuransi saat berada touring di sebuah curug di kawasan Bogor, akhir Agustus lalu. Hanya ada sinyal telepon dari satu provider, sedangkan peserta touring saat itu dari berbagai provider.

|Baca juga: Dekati Penggemar Padel, CIMB Niaga (BNGA) Luncurkan OCTO Arena di Jakarta

Sebaiknya siapkan alat komunikasi seperti HT, atau bluetooth communicator yang biasanya terpasang pada helm. Selain itu, bawa juga peta lembaran dan tidak mengandalkan peta di smartphone saja untuk berjaga-jaga di suatu kondisi tertentu.

  1. Persiapkan kendaraan dengan baik

Servis kendaraan yang akan dipakai saat touring. Cek ban, klakson, pengapian, dan rem apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jika diperlukan, bawa suku cadang penting dan ringan sehingga saat diperlukan Anda sudah memilikinya.

Jangan lupa isi bahan bakar penuh sebelum berangkat sehingga tidak memakan waktu selama perjalanan. Selain bagian-bagian dari kendaraan, perhatikan juga surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK untuk selalu dibawa saat touring.

  1. Persiapkan kesehatan fisik dan mental

Memperhatikan kesehatan diri adalah hal yang penting. Pastikan Anda tidur yang cukup dan makan makanan sehat serta rutin berolahraga untuk mempersiapkan touring jarak jauh. Jika diperlukan bawa vitamin dan obat-obatan ringan. Persiapkan mental juga untuk menghadapi rute dan medan yang baru akan dilalui sehingga dapat terlewati dengan baik.

  1. Membawa barang bawaan secukupnya

Hitung baik-baik pakaian maupun peralatan yang dibutuhkan saat touring. Jangan membawa terlalu banyak barang sehingga menyusahkan diri saat perjalanan. Jangan lupa bawa charger dan power bank yang sangat dibutuhkan selama touring.

  1. Mempersiapkan dana touring

Sekalipun rute touring terlihat berjarak dekat, memperkirakan dana yang dibutuhkan selama touring penting untuk dilakukan. Sekalipun sudah merencanakan dana touring dengan baik dan tepat, sebaiknya Anda tetap memiliki dana cadangan untuk suatu kondisi tertentu yang mungkin bisa terjadi.

Melakukan perhitungan untuk biaya bahan bakar, penginapan, tiket wisata, uang makan, bahkan rencanakan juga biaya servis ketika sudah pulang. Siapkan uang tunai dan juga uang di tabungan sehingga dana touring aman terkendali.

Satu lagi yang dapat Anda pertimbangkan adalah membuat identitas komunitas yang akan dikenakan saat touring. Biasanya komunitas motor membuat seragam berupa rompi atau jaket. Bukan sekadar untuk gagah-gagahan, namun dengan mengenakan seragam ini, akan memudahkan pemantauan rombongan dalam perjalanan.

Ingat, di perjalanan ada kemungkin rombongan terputus karena kondisi lalu lintas yang padat. Nah jika ada identitas berupa seragam, rompi atau jaket, tentu akan mudah mengenali sesama rekan dari jarak yang agak jauh.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum melakukan touring. Selain menyenangkan, touring juga memberikan beberapa keuntungan atau manfaat lain bagi Anda, seperti mengetahui destinasi wisata baru, kenal dengan teman-teman baru, menghilangkan stres, badan jadi lebih aktif, dan lain sebagainya.

Editor: S. Edi Santosa

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Mengenal Perbedaan Asuransi Tradisional vs Asuransi Unitlink
Next Post AIA Jadi Pilot Project Implementasi KAPJ

Member Login

or