1
1

FWD Insurance Catat Premi Bisnis Baru Naik 59% di 2025

Ilustrasi. | Foto: FWD

Media Asuransi, JAKARTA – Perusahaan asuransi FWD Insurance mencatat pertumbuhan premi bisnis baru atau First Year Premium (FYP) sebesar 59 persen secara tahunan (yoy) sepanjang 2025. Sementara itu, Annual Premium Equivalent (APE) perusahaan juga meningkat 41 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya.

|Baca juga: BFI Finance (BFIN) Klarifikasi soal Berita Penarikan Paksa Mobil di Tangerang Selatan

Mengutip laman Insurance Asia, Rabu, 13 Mei 2026, FWD menyebut pertumbuhan FYP dan APE tersebut melampaui rata-rata industri yang masing-masing tumbuh 51 persen dan 38 persen.

|Baca juga: Ekonom Permata Bank: Konsumsi Domestik Masih Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

|Baca juga: Chief Economist Permata Bank Soroti Risiko Global terhadap Pasar Keuangan RI

Selain itu, premi tunggal bisnis baru atau new business single premium FWD tercatat naik 68 persen secara tahunan dan menempatkan perusahaan di posisi ketiga di Hong Kong. Adapun FYP untuk produk asuransi participating juga berada di peringkat ketiga di Hong Kong.

Managing Director Greater China sekaligus CEO FWD Hong Kong Ken Lau menyampaikan pertumbuhan tersebut ditopang portofolio bisnis perusahaan yang dinilai seimbang, terutama pada lini perlindungan kesehatan dan pengelolaan kekayaan.

|Baca juga: MSIG Life (LIFE) Tebar Dividen Rp201,60 Miliar, Catat Tanggal Cairnya!

|Baca juga: Saham ABDA Alami Volatilitas, Manajemen Beri Klarifikasi Begini!

Ia menyebut jumlah tenaga pemasar keagenan perusahaan meningkat 11 persen secara tahunan atau lebih dari lima kali rata-rata industri. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperluas tim sekaligus optimisme terhadap prospek pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

FWD menegaskan akan terus memperkuat pendekatan yang berfokus pada nasabah melalui pengembangan produk inovatif untuk menjembatani kebutuhan perlindungan masyarakat serta memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi pan-Asia terbesar di Hong Kong.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Diperlukan Kesamaan Penafsiran Hukum dalam Penanganan Kredit Macet di Bank
Next Post Kinerja Solid 2025: Pendapatan Tumbuh 17,41% dan Laba Meningkat 125,69%, LGI Bagikan Dividen Tunai Rp10 per Saham

Member Login

or