Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. IHSG turun tipis 0,09 persen atau 5 poin ke level 6.334. Dengan demikian IHSG mengakhiri reli yang berlangsung selama sembilan hari beruntun.
|Baca juga: IHSG Akhirnya Terkoreksi di Sesi I
Sebanyak emiten menguat, 389 emiten melemah dan 325 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 1,79 juta kali dengan nilai Rp11,21 triliun Total volume perdagangan saham di BEI pada Rabu mencapai 46,06 miliar dengan nilai transaksi Rp18,36 triliun. Sebanyak 340 saham melemah, 272 saham menguat, dan 184 saham stagnan.
Beberapa sentimen negatif memberatkan laju IHSG, seperti perang makin panas di Timur Tengah dan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75 persen, di luar perkiraan pasar yang secara luas memproyeksikan kenaikan 0,25 persen.
|Baca juga: 6 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini saat IHSG Diramal Terkoreksi
Data positif tidak mampu mendorong penguatan IHSG, seperti pertumbuhan kredit perbankan sebesar 12,67 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Juni 2026, menjadi yang tertinggi sejak April 2024. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan kredit investasi, disertai pertumbuhan kredit modal kerja dan kredit konsumsi.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

