Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) atau CIMB Niaga bersama dengan 16 bank lainnya berpartisipasi dalam mendukung fasilitas syndicated sustainability-linked loan (SLL) senilai US$750 juta kepada PT Vale Indonesia Tbk, salah satu produsen nikel terbesar di Indonesia.
Penyaluran fasilitas pembiayaan ini menjadi tonggak penting dalam mendukung transformasi industri ekstraktif menuju praktik yang semakin berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya hilirisasi nikel nasional sebagai komponen utama baterai kendaraan listrik (electric vehicle) dan sistem penyimpanan energi (battery energy storage system).
|Baca juga: Nasabah CIMB Niaga Kini Dapat Mengakses Layanan 24 Jam Bebas Pulsa melalui Ask OCTO
Head of Corporate, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga, Miranty Supardi, menyatakan bahwa partisipasi bank dalam pembiayaan ini sejalan dengan visi keberlanjutan CIMB Niaga yaitu Sekarang Untuk Masa Depan. CIMB Niaga berkomitmen terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui pembiayaan hijau, termasuk pada sektor pertambangan yang memiliki peran strategis dalam transisi energi global.
|Baca juga: OJK Sebut Kredit Bank BUMN Tumbuh Paling Tinggi di April 2026
Menurut dia, fasilitas SLL ini mengaitkan kinerja pembiayaan dengan indikator keberlanjutan yang mendorong penerapan praktik operasional berwawasan lingkungan. “Keterlibatan CIMB Niaga dalam fasilitas sustainability-linked loan ini merupakan wujud dukungan kami terhadap keberlanjutan di industri ekstraktif,” kata Miranty dalam keterangan resmi.
Dia tambahkan, CIMB Niaga memahami bagaimana Vale Indonesia telah menerapkan best practice dalam operasionalnya, termasuk penggunaan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga air (hydropower), sehingga mampu menghasilkan produk nikel dengan emisi rendah, serta memiliki rencana pengembangan energi terbarukan dan elektrifikasi untuk menurunkan intensitas emisi di masa depan. “Hal ini sejalan dengan komitmen CIMB Group menuju Net Zero Emission pada 2050,” ujarnya.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

