Media Asuransi, JAKARTA – Direktur Wholesale Banking PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank Widodo Suryadi memborong saham perusahaan tempatnya bekerja sebanyak satu juta lembar saham biasa senilai Rp50 juta.
Mengutip keterbukaan informasi, Senin, 13 Juli 2026, aksi borong saham tersebut dilakukan di harga Rp50 per lembar saham pada tanggal 2 Juli 2026.
Berdasarkan laporan resmi yang ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per tanggal 3 Juli 2026, transaksi pembelian saham oleh sang direktur ini dilakukan secara langsung di pasar saham dan dipastikan bukan merupakan transaksi repurchase agreement (repo) dengan tujuan investasi.
|Baca juga: AAJI ‘Spill’ Tantangan Perlindungan Kesehatan untuk Warga RI
|Baca juga: AAJI Sebut Perusahaan Asuransi Harus Cermat saat Membuat Produk Asuransi Kesehatan
Dampak dari aksi beli ini membuat porsi kepemilikan saham Widodo melonjak dua kali lipat dari posisi sebelum transaksi dilakukan.
Sebelumnya, Widodo tercatat hanya menggenggam sebanyak satu juta lembar saham dengan persentase kepemilikan sebesar 0,000538 persen. Usai transaksi borong saham gocap tersebut, jumlah kepemilikan hak suaranya kini resmi bertambah menjadi dua juta lembar saham atau setara dengan 0,001075 persen.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

