Media Asuransi, JAKARTA – Mengelola keuangan dengan bijak merupakan keterampilan hidup yang perlu dikenalkan sejak usia dini. Melalui kebiasaan menabung dan memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, anak-anak dapat membangun fondasi untuk mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak di masa depan.
Sejalan dengan hal tersebut, PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menyelenggarakan program literasi keuangan bertajuk ‘Belajar Finansial Bareng KB Bank‘ bagi ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudhatul Azhar sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Komitmen tersebut didukung oleh hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia meningkat menjadi 66,46 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Meski menunjukkan tren yang positif, namun penguatan edukasi keuangan tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan kepada berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, agar kebiasaan finansial yang sehat dapat terbentuk sejak dini.
Sebanyak 291 siswa dari kelas satu hingga kelas enam mengikuti kegiatan edukasi yang dipandu oleh lebih dari 15 karyawan KB Bank yang berpartisipasi sebagai relawan. Melalui penyampaian materi yang interaktif, para relawan mengajak siswa mengenal konsep dasar literasi keuangan.
|Baca juga: Peran Kredit Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi RI Kian Penting
|Baca juga: Mahasiswa Tak Lagi Cukup Pintar Teknologi, Dunia Kerja Kini Mencari yang Mampu Ciptakan Dampak
Literasi keuangan itu mulai dari pentingnya menabung, memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, hingga membangun kebiasaan menabung sejak dini secara bijak agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Corporate Communication and Government Affairs Division Head KB Bank Komala Sari mengungkapkan melalui kegiatan tersebut, KB Bank ingin membantu anak-anak memahami bahwa mengelola uang bukan hanya tentang menabung, tetapi juga belajar membuat keputusan yang bijak, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Kami mengenalkan konsep dasar yang sederhana namun mudah dipahami yaitu tiga pos pengelolaan uang; menabung, belanja dan berbagi,” ucapnya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia menambahkan melalui tiga pos ini, anak-anak belajar sebagian uang mereka bisa disisihkan untuk masa depan, kebutuhan sekarang, dan sebagian lagi dibagikan kepada orang lain. “Kami berharap kebiasaan sederhana yang mereka pelajari hari ini dapat menjadi bekal bermanfaat bagi mereka di masa depan,” tukasnya.
Sebagai bagian dari komitmen KB Bank dalam mendukung dunia pendidikan, KB Bank juga telah menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kepada MI Raudhatul Azhar. Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus mendukung pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
