1
1

Pembiayaan Emas Syariah Memiliki Prospek yang Menjanjikan

Contoh emas batangan. | Foto: FIF

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menilai pembiayaan emas syariah memiliki prospek yang menjanjikan. Sejauh ini, produk Solusi Emas Hijrah yang dimiliki Bank Muamalat terbukti ampuh menarik minat nasabah berinvestasi emas sebagai solusi keuangan di masa datang.

Hal ini terlihat dari, outstanding pembiayaan produk Solusi Emas Hijrah yang melonjak lebih dari 11 kali lipat secara tahunan (year on year/yoy) hingga mencapai Rp1,7 triliun pada akhir Maret 2026.

Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, mengatakan bahwa prospek pembiayaan emas syariah ke depan masih sangat menjanjikan. Menurutnya, permintaan emas sebagai aset riil cenderung meningkat, terutama di segmen ritel dan emerging middle class.

|Baca juga: Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

“Selain itu, penetrasi pembiayaan emas di Indonesia juga masih relatif kecil, sehingga ruang pertumbuhannya masih sangat besar,” kata Ricky dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 24 April 2026.

Dengan basis nasabah ritel consumer yang besar, Bank Muamalat ingin membangun ekosistem emas yang terintegrasi lewat sejumlah strategi. Di antaranya mendorong digitalisasi pengajuan pembiayaan emas melalui Muamalat DIN. Tujuannya agar dapat menjangkau nasabah generasi muda seiring tren transaksi perbankan yang semakin mengandalkan layanan berbasis aplikasi.

|Baca juga: AllianzGI : Daya Tarik Emas Tetap Tinggi

Bank Muamalat juga melakukan bundling dengan produk pembiayaan haji, KPR iB Hijrah dan Multiguna iB Hijrah, serta penguatan literasi investasi emas syariah kepada nasabah existing maupun masyarakat luas.

Di samping itu, perseroan menyiapkan pelindungan asuransi dan penguatan mitigasi risiko untuk memberikan rasa aman bagi nasabah dalam berinvestasi emas. Langkah ini demi menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio.

Dengan berbagai strategi tersebut, Bank Muamalat memastikan pembiayaan emas syariah tidak akan berdiri sendiri, melainkan bagian dari solusi keuangan yang lebih luas bagi nasabah. “Kami meyakini pembiayaan Solusi Emas Hijrah tetap menjadi salah satu pilar utama bisnis consumer Bank Muamalat di tengah potensi pasar yang masih sangat besar,” jelas Ricky.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Melesat 42%, Bank Jago (ARTO) Cetak Laba Bersih Rp86 Miliar di Kuartal I/2026
Next Post Eastspring Investments Indonesia: Pasar Finansial Tertekan di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Member Login

or