1
1

SMBC Indonesia (BTPN) Tuntaskan Pengalihan Portofolio Kredit Pensiun ke BTN (BBTN)

Direktur Utama PT Bank SMBC Indonesia Tbk Henoch Munandar (tengah) bersama Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon L.P. Napitupulu (dua kanan) dalam Seremoni Kolaborasi Strategis Pengalihan Portofolio Kredit Pensiun antara SMBC Indonesia dan BTN di Jakarta. | Foto: SMBC Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) atau SMBC Indonesia dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mengumumkan penyelesaian pengalihan portofolio kredit pensiun dari SMBC Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, BTN dan SMBC Indonesia menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin kuat, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang masing-masing institusi.

Kedua institusi juga berkomitmen untuk memastikan transisi ini berjalan lancar dengan mengutamakan standar tata kelola perusahaan, sehingga kualitas layanan kepada nasabah pensiun tetap terjaga.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi BTN untuk memperkuat peran perseroan sebagai bank yang mendampingi masyarakat di setiap fase kehidupan.

|Baca juga: Asuransi Tri Pakarta Mulai Selektif Garap Asuransi Kredit, Ini Alasannya!

|Baca juga: RUPSLB Setujui Maybank Indonesia (BNII) Jadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan

Menurutnya, komitmen BTN tidak berhenti pada upaya membantu masyarakat memiliki rumah pertama, tetapi terus berlanjut hingga mendukung kesejahteraan nasabah memasuki masa pensiun.

Melalui penandatanganan resmi ini, lanjutnya, BTN secara resmi mengelola layanan pinjaman pensiun dan manfaat pensiun yang sebelumnya dikelola oleh SMBC Indonesia. Langkah ini bukan berarti BTN meninggalkan bisnis perumahan.

“Justru sebaliknya, kami ingin memperkuat perjalanan layanan BTN kepada masyarakat, mulai dari membantu memiliki rumah, memenuhi kebutuhan finansial sepanjang masa produktif, hingga memasuki masa pensiun dengan tetap nyaman dan sejahtera,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 2 Juli 2026.

“Bahkan bagi para pensiunan yang belum memiliki rumah, BTN tetap siap menjadi mitra dalam mewujudkan impian tersebut,” tambah Nixon.

Ia menambahkan akuisisi ini akan semakin memperkuat posisi BTN sebagai bank dengan ekosistem layanan yang menyeluruh. Dengan jaringan yang luas serta kapabilitas digital yang terus berkembang, BTN optimistis mampu menghadirkan layanan yang semakin relevan bagi masyarakat di berbagai tahapan kehidupan.

“Transformasi Beyond Mortgage yang kami jalankan bukan berarti keluar dari bisnis perumahan. Perumahan tetap menjadi inti bisnis BTN. Yang kami lakukan adalah melengkapi ekosistem layanan sehingga hubungan BTN dengan nasabah tidak berhenti setelah rumah dimiliki, tetapi terus berlanjut hingga masa pensiun,” ucapnya.

“Dengan demikian, kami dapat terus menciptakan nilai tambah sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan para nasabah,” tambah Nixon.

|Baca juga: Asuransi Tri Pakarta Mantap Penuhi Ekuitas Rp1 Triliun di Akhir 2028

|Baca juga: Chief Investment Office DBS Dorong Investor Optimalkan Momentum untuk Maksimalkan Cuan

Nixon menyampaikan apresiasi atas kolaborasi intensif yang telah terjalin antara tim BTN dan SMBC Indonesia sejak 2025 hingga mencapai tahap transaksi ini. Ia menegaskan seluruh tahapan pascatransaksi akan dijalankan dengan prinsip kehati-hatian (prudence) dan kepatuhan yang tinggi.

“(Hal itu) guna memastikan proses transisi berjalan lancar serta memberikan manfaat optimal bagi kedua institusi dan seluruh pemangku kepentingan,” tukasnya.

Terkait teknis layanan, Nixon memastikan proses transisi dirancang agar berjalan mulus tanpa mengganggu hak-hak nasabah. Dirinya menegaskan prioritas utama BTN adalah memastikan kenyamanan nasabah tetap terjaga.

“Kami menjamin seluruh hak nasabah, termasuk manfaat asuransi jiwa kredit yang melekat pada pinjaman, tetap sama dan tidak mengalami perubahan. Kami juga siap mendampingi seluruh nasabah selama proses transisi agar tetap nyaman dan mendapatkan layanan terbaik dari BTN,” tegasnya.

Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar menyatakan transaksi ini merefleksikan komitmen perusahaan untuk menempatkan nasabah sebagai prioritas utama dalam setiap keputusan strategis perusahaan. “Kami meyakini BTN memiliki kapabilitas dan jaringan yang kuat untuk memberikan layanan kepada nasabah pensiun,” tukasnya.

|Baca juga: AAJI Ingatkan Bahaya Perang Harga Premi di Tengah Lonjakan Inflasi Medis

|Baca juga: OCBC (NISP) Sebut Volatilitas Pasar Bikin Nasabah Makin Butuh Pendampingan Investasi

Henoch bahwa transaksi ini memungkinkan SMBC Indonesia untuk semakin memfokuskan sumber daya dan investasi perusahaan pada pengembangan layanan bagi segmen emerging affluent, affluent, usaha kecil dan menengah, serta korporasi.

“Dengan dukungan Grup SMBC, serta melalui Jenius dan anak usaha kami, BTPN Syariah, dan Grup OTO, SMBC Indonesia akan terus menghadirkan solusi keuangan yang semakin inovatif, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan nasabah,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bank Indonesia Menilai Inflasi IHK Juni 2026 Tetap Terjaga

Member Login

or