1
1

BRI Life Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun di Kuartal I/2026

Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain. | Foto: BRI Life

Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa BRI Life terus menunjukkan konsistensinya dalam menjaga fundamental keuangan yang sehat dan pengelolaan risiko yang pruden. Memasuki kuartal I/2026, BRI Life mencatatkan kualitas portofolio yang stabil dengan rasio klaim dan manfaat yang sangat terkendali.

Perseroan mencatatkan kinerja pembayaran klaim dan manfaat dengan total pembayaran klaim dan manfaat mencapai Rp1,17 triliun, atau menurun 2,4 persen secara tahunan (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama 2025 sebesar Rp1,20 triliun.

|Baca juga: Kinerja Dana Kelolaan di 2025 Ciamik, Allianz Indonesia Diganjar Penghargaan

|Baca juga: BFI Finance (BFIN) Klarifikasi soal Berita Penarikan Paksa Mobil di Tangerang Selatan

Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain menyampaikan penurunan nilai klaim dan manfaat ini merupakan sinyal positif terhadap kesehatan bisnis perusahaan. Hal ini juga mencerminkan upaya dalam pengelolaan seleksi risiko yang lebih ketat dan efektif, serta senantiasa menjaga kualitas portofolio nasabah yang lebih sehat.

“Kami terus memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan,” kata Andrew, dikutip dari keterangan resminya, Senin, 11 Mei 2026.

“Rasio klaim dan manfaat di kuartal I/2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan dengan industri asuransi jiwa Indonesia adalah cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah,” tambah Andrew.

Andrew menyatakan penurunan klaim secara tahunan sebesar 2,4 persen tidak lepas dari strategi underwriting yang disiplin dan pengelolaan portofolio yang selektif. “Kami ingin memastikan setiap premi yang dibayar nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat guna,” ucapnya.

|Baca juga: Jaga Stabilitas Hasil Investasi, Allianz Indonesia Siapkan Strategi Selektif di 2026

|Baca juga: Kapasitas Masih Terbatas, OJK Sebut Premi Reasuransi Masih Banyak yang Lari ke Luar Negeri

Menurut Andrew, salah satu kekuatan bisnis BRI Life adalah memastikan kapabilitas perusahaan untuk melakukan pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah. Untuk itu BRI Life akan terus fokus pada perlindungan nasabah melalui produk yang relevan dan proses klaim yang cepat, transparan, serta sesuai ketentuan.

Pencapaian kinerja positif dari klaim dan manfaat ini semakin diperkuat dengan capaian rasio klaim dan manfaat BRI Life yang berada jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa. Pada kuartal I/2026, rasio klaim industri tercatat sebesar 78,2 persen, sementara BRI Life menjaga rasio klaim dan manfaat di level 48,9 persen.

Angka tersebut jauh lebih rendah dari rata-rata rasio klaim industri asuransi jiwa, menunjukkan efisiensi operasional dan komitmen BRI Life dalam menjaga keberlanjutan manfaat bagi nasabah. Selain itu juga membuktikan BRI Life memiliki tingkat ketahanan finansial yang sangat kuat dalam menghadapi dinamika pasar.

“Pencapaian ini adalah hasil dari komitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah, serta tetap menjaga keberlanjutan bisnis,” tutup Andrew.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Risiko Keuangan Makin Terhubung, BI Dorong Kerangka Kebijakan yang Lebih Terintegrasi

Member Login

or