Media Asuransi, JAKARTA – Pernah merasa uang baru saja masuk, tetapi berbagai pengeluaran sudah mulai berdatangan? Belanja kebutuhan sehari-hari, transportasi, pulsa, paket data, hingga token listrik, di awal bulan sering kali menjadi momen ketika berbagai kebutuhan rutin perlu dipenuhi dalam waktu berdekatan.
Kondisi ini tercermin dalam Survei Konsumen Bank Indonesia edisi Juni 2026 yang menunjukkan porsi pendapatan masyarakat yang ditabung menurun menjadi 17 persen. Sejalan dengan itu, riset KIC menemukan rata-rata 41 persen pendapatan bulanan masyarakat kelas menengah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
|Baca juga: OJK Bawa Kabar Baik, Kinerja Intermediasi Perbankan Terus Menguat!
|Baca juga: Bank Mega Syariah Catat Pembiayaan Komersial Capai Rp5,9 Triliun hingga Juni 2026
Di antara berbagai pengeluaran tersebut, kebutuhan seperti pulsa, paket data, dan token listrik terlihat kecil, tetapi perlu dipenuhi secara rutin. Survei APJII bahkan menunjukkan lebih dari separuh pengguna internet seluler di Indonesia menghabiskan Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per bulan hanya untuk kuota internet.
Meski nominalnya terlihat kecil jika dilihat satu per satu, namun jika digabungkan dengan kebutuhan rutin lainnya, pengeluaran tersebut dapat menyerap porsi anggaran yang tidak sedikit.
|Baca juga: Siap-siap, OJK Bidik Aturan New RBC Terbit Sebelum Akhir 2026!
|Baca juga: Paylater Makin Nempel di Gaya Hidup Anak Muda, Ini Kata OJK!
Melansir Shopeepay, Minggu, 9 Agustus 2026, berikut empat tips sederhana yang dapat membantu merencanakan dan mengelola pengeluaran rutin setiap bulan:
1. Sisihkan anggaran untuk kebutuhan pokok sejak awal bulan
Menyisihkan dana untuk kebutuhan rutin seperti tagihan, pulsa, paket data, dan token listrik sejak awal bulan dapat membantu memastikan kebutuhan tersebut tetap terpenuhi saat dibutuhkan. Sebagian aplikasi dompet digital maupun perbankan juga menyediakan fitur pengingat atau pembayaran otomatis yang dapat membantu membangun kebiasaan ini.
2. Manfaatkan promo untuk kebutuhan yang sudah direncanakan
Promo dapat memberikan nilai tambah ketika digunakan untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan. Dengan memperhatikan berbagai penawaran yang tersedia, pengguna dapat memperoleh manfaat lebih untuk kebutuhan rutin tanpa harus menambah pengeluaran yang tidak diperlukan.
|Baca juga: QR Code Jadi Senjata Baru OJK Berantas Pialang Asuransi Ilegal
|Baca juga: Paylater Bank Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Sebut Prospeknya Masih Cerah!
3. Evaluasi pengeluaran rutin secara berkala
Luangkan waktu setiap akhir bulan untuk meninjau kembali pengeluaran rutin yang dilakukan. Evaluasi sederhana ini dapat membantu mengetahui kebutuhan mana yang cenderung meningkat, sehingga anggaran bulan berikutnya dapat disusun dengan lebih realistis dan sesuai kebutuhan.
4. Kelola Kebutuhan Rutin dalam Satu Aplikasi
Mengelola berbagai kebutuhan sehari-hari melalui satu aplikasi dapat membuat transaksi lebih praktis sekaligus memudahkan pengguna memantau pengeluaran rutin bulanan.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
