Media Asuransi, GLOBAL – HDI Global membukukan laba bersih US$249,6 juta atau 292 juta euro pada semester I/2026. Laba tersebut naik tujuh persen dibandingkan dengan US$234,2 juta atau 274 juta euro pada periode yang sama tahun lalu.
Melansir laman Insurance Asia, Senin, 24 Agustus 2026, kenaikan laba tersebut didukung olej perbaikan kinerja underwriting dan hasil investasi yang lebih tinggi.
Rasio gabungan atau combined ratio HDI Global membaik menjadi 90,7 persen dari 91,6 persen pada semester I/2025. Sementara itu, laba operasional atau EBIT relatif stabil di US$325,6 juta atau 381 juta euro, dibandingkan dengan US$322,2 juta atau 377 juta euro setahun sebelumnya.
|Baca juga: Destry Maju Jadi Gubernur BI, Ini Pesan Bos Citi untuk Kebijakan Bank Sentral
|Baca juga: Bank QNB Indonesia (BKSW) Catat Laba Tumbuh 178% Jadi Rp29,6 Miliar di Semester I/2026
Pendapatan asuransi tercatat US$4,3 miliar atau 5 miliar euro, sedikit turun dari US$4,4 miliar atau 5,1 miliar euro. Penurunan terutama dipengaruhi nilai tukar dan kebijakan underwriting yang lebih selektif.
Di sisi lain, insurance service result meningkat delapan persen menjadi US$397,4 juta atau 465 juta euro, dari US$367,5 juta atau 430 juta euro.
Hasil keuangan dan investasi bersih dari bisnis asuransi sebelum memperhitungkan dampak nilai tukar juga naik menjadi US$144,4 juta atau 169 juta euro, dari US$84,6 juta atau 99 juta euro. Kenaikan ini didukung peningkatan volume investasi dan pendapatan bunga berjalan yang lebih tinggi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

