Media Asuransi, JAKARTA – Membangun infrastruktur seperti gedung bertingkat, pabrik, atau jembatan layang pasti memiliki risiko. Untuk melindungi dari risiko ambruk, kebakaran, atau huru-hara pengerjaan proyek pasti dilindungi asuransi engineering.
Namun, bagaimana jika kita ingin membangun rumah yang sederhana, bisakah mendapatkan perlindungan juga? Pembangunan infrastruktur yang marak di berbagai bidang memang menjadi ciri dari majunya sebuah negara, termasuk negeri kita ini.
Mengutip Allianz Indonesia, Sabtu, 22 Agustus 2026, pembangunan dalam skala besar seperti gedung pencakar langit, jalan tol, pelabuhan, dan sebagainya tentu memiliki risiko seperti runtuhnya konstruksi, kebakaran, banjir, tanah longsor, pencurian material pembangunan atau bahkan tuntutan dari pihak ketiga.
Itulah mengapa pembangunan infrastruktur membutuhkan perlindungan dari asuransi engineering yang akan melindungi jika risiko terjadi. Asuransi engineering atau bahasa lainnya asuransi rekayasa, merupakan asuransi yang memberikan proteksi atas risiko dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan.
Selain itu, memberikan proteksi atas pemasangan peralatan-peralatan seperti mesin-mesin industri atau pembangkit listrik dan peralatan elektronik maupun beberapa risiko khusus pada saat beroperasi seperti jalan tol, pelabuhan, mesin-mesin, dan peralatan elektronik.
|Baca juga: Dari Beban Kerja hingga Lingkungan, Ini Penyebab Karyawan Memilih Resign
|Baca juga: Kenali Toxic Leadership: Ciri, Dampak, dan Penyebab Bos yang Merusak Tim!
Tahukah kamu bahwa asuransi engineering tak hanya menjamin risiko pembangunan skala besar tapi juga skala kecil seperti pembangunan rumah, toko, gudang bahkan gedung pertemuan warga RT/RW dan pembuatan taman-taman di lingkungan perumahan.
Bagaimana dengan premi yang dibayarkan? Apakah mahal? Premi dalam asuransi engineering ditentukan oleh suku premi asuransi yang dikalikan dengan nilai proyeknya. Karena proyeknya dalam skala kecil, besaran premi menyesuaikan dan suku premi asuransi berbeda-beda antara satu perusahaan asuransi dengan lainnya.
Meski asuransi engineering untuk skala kecil, namun manfaatnya sangat luas yakni mencakup kerugian karena force majeur seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tanah longsor.
Kemudian segala kerugian yang diakibatkan kesalahan manusia, seperti kelalaian, kebakaran, pencurian, kerusuhan, pemogokan dan huru-hara. Yang tak kalah penting kerugian pihak ketiga yang menyebabkan kerusakan benda, luka badan, dan kematian yang diakibatkan secara langsung oleh pengerjaan proyek.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

