Media Asuransi, JAKARTA – Prudential Syariah mencatatkan Annualized Premium Equivalent (APE) sebesar Rp1 triliun pada 2025. Diharapkan, pencapaian itu bisa lebih baik lagi di tahun ini.
“Capaian ini menempatkan kami pada posisi pemimpin pasar dengan pangsa pasar sekitar 22 persen di industri asuransi syariah,” ujar Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin Ahmad, dalam diskusi bersama Chief Editor Gathering, dikutip dari keterangan resminya, Rabu, 29 April 2026.
|Baca juga: APRDI Sebut Ruang Tumbuh Reksa Dana Masih Sangat Besar, Ini Alasannya!
|Baca juga: Bos OJK: Pasar Modal Berperan Strategis Dukung Pembiayaan Pembangunan RI
Selain itu, total aset perusahaan tercatat tumbuh sekitar 20 persen secara tahunan menjadi Rp8 triliun. Dari sisi layanan, perusahaan juga telah membayarkan klaim sebesar Rp2,2 triliun kepada nasabah.
Memasuki tahun keempat sejak berdiri pada 2022, Prudential Syariah menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri asuransi jiwa syariah, ditopang oleh kinerja keuangan yang solid dan jangkauan perlindungan yang luas.
|Baca juga: Jumlah Investor Tembus 24,74 Juta, OJK Tekankan Pentingnya Literasi agar Tidak Salah Investasi
|Baca juga: Disindir Purbaya, Pendalaman Pasar Modal RI Dinilai Belum Kunjung Terwujud
Iskandar menyebut, selain kinerja finansial, perusahaan juga mencatatkan hasil positif dari sisi nonkeuangan.
Hal itu tercermin dari peringkat pertama dalam kepuasan pelanggan berdasarkan riset Relationship Net Promoter Score oleh Bain & Company, serta preferensi merek di segmen asuransi syariah berdasarkan Brand Health Tracker 2025 oleh YouGov.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
