1
1

Purbaya Pamer Nilai Kepuasan Layanan Kemenkeu Tembus 4,7 dari Skala 5

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. | Foto: Kemenkeu

Media Asuransi, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut tata kelola dan kinerja organisasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus menunjukkan perbaikan. Hal itu tercermin dari peningkatan indeks kepuasan pengguna layanan serta capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali dipertahankan.

Menurut Purbaya, indeks kepuasan pengguna layanan Kemenkeu pada 2025 mencapai 4,7 dari skala 5. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan capaian 2024 yang berada di level 4,46.

|Baca juga: Asuransi Bintang Bagi Dividen Rp5,7 per Saham, Catat Tanggal Pembayarannya!

|Baca juga: Rupiah Lagi Loyo, OJK Wanti-wanti Debitur Valas Bisa Kena Tekanan

“Indeks kepuasan pengguna layanan Kemenkeu juga meningkat dari 2024 sebesar 4,46 menjadi 4,7 skala 5 pada 2025,” ujar Purbaya, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin, 15 Juni 2026.

Selain kualitas layanan, Kemenkeu juga mencatat peningkatan kinerja organisasi. Pada 2025, indeks kinerja organisasi mencapai 110,3 atau lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 108,4.

Purbaya menilai capaian tersebut menunjukkan upaya transformasi dan penguatan tata kelola yang dijalankan Kemenkeu terus memberikan hasil positif. “Kinerja organisasi Kementerian Keuangan mencapai 110,3 meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 108,4,” katanya.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Media Asuransi (@mediaasuransinews)

Di bidang pengelolaan keuangan negara, Kemenkeu kembali mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian tersebut diperoleh baik untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) maupun Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (BUN).

Selain itu, opini serupa juga kembali diraih untuk Laporan Keuangan Bagian Anggaran 015 yang merupakan laporan keuangan Kementerian Keuangan.

“Tata kelola juga dijaga yang ditandai dengan perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari BPK sebanyak 10 kali berturut-turut untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dan Laporan Keuangan BUN,” ujar Purbaya.

|Baca juga: Asing Mulai Masuk, IPOT Beberkan Rekomendasi Saham Pilihan Paling Seksi Pekan Ini

|Baca juga: Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp1,32 Triliun di Tengah Tantangan Industri Batu Bara

Ia menambahkan Laporan Keuangan Bagian Anggaran 015 berhasil mempertahankan opini WTP selama 15 tahun berturut-turut. Menurut dia, capaian tersebut menjadi salah satu indikator konsistensi Kemenkeu dalam menjaga akuntabilitas dan kualitas tata kelola keuangan negara.

“15 kali berturut-turut untuk Laporan Keuangan Bagian Anggaran 015,” pungkas Purbaya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pemerintah Andalkan APBN Jadi Peredam Gejolak Ekonomi Global
Next Post TransTRACK Dorong Pemanfaatan AI

Member Login

or