Media Asuransi, JAKARTA – Beberapa hari lagi, hewan-hewan kurban akan dipotong. Waktu pemotongan adalah selama empat hari, dimulai dari tanggal 10 Dzulhijah sampai tanggal 13 Dzulhijah.
Pada tahun ini, tanggal 10 Dzulhijah 1447 H bertepatan dengan tanggal 27 Mei 2026, hari Rabu. Keesokan harinya, Kamis, 28 Mei 2026) ditetapkan pemerintah sebagai cuti bersama nasional. Dengan demikian, kemungkinan besar panitia kurban akan memilih dua hari tersebut sebagai waktu pemotongan hewan kurban.
Terlepas dari tanggal berapa Anda akan memotong hewan kurban, biasanya sebagai shahibul kurban atau orang yang berkurban, Anda akan mendapat bagian daging yang cukup banyak.
Jatah bagi sahibul kurban dan keluarganya, maksimal adalah sepertiga. Sehingga kemungkinan akan terlalu banyak jika harus dimasak semuanya pada saat mendapat bagian tersebut. Banyak orang kemudian menyimpan daging kurban di kulkas untuk dimasak menjadi berbagai olahan daging di kemudian hari.
|Baca juga: 5 Resep Olahan Daging Sapi dan Kambing Kurban
Nah, jika Anda berencana menyimpan daging kurban, jangan sampai melakukannya dengan cara yang salah. Akibatnya justru daging yang disimpan tersebut akan rusak dan tidak layak dikonsumsi.
Berikut adalah cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet dan tahan lama, dikutip dari laman https://aquaelektronik.com.
Perlu Anda ketahui, daging kurban dapat tahan hingga 12 bulan di simpan salam freezer pada suhu -18°C atau lebih rendah. Tetapi, pastikan daging dibungkus rapat dengan plastik wrap atau kantong freezer untuk mencegah freezer burn dan menjaga kualitas daging. Untuk daging kambing atau domba, masa simpan di freezer biasanya berkisar 6-9 bulan.
Berikut ini adalah langkah-langkah menyimpan daging kurban agar tahan lama di kulkas:
1. Pilah antara daging yang kotor dan bersih
Saat menerima daging kurban, sebisa mungkin Anda memilah mana yang kotor dan bersih. Pisahkan daging yang bersih dari bagian yang kotor. Ini harus segera dilakukan segera setelah Anda menerima daging kurban dari masjid atau tempat penyembelihan.
|Baca juga: Inilah 4 Tips Mengolah Daging Kurban
2. Tak perlu dicuci
Daging yang bersih tak perlu dicuci, sementara yang kotor cukup dibersihkan dengan tisu. Ya, daging kurban sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan. Mencuci daging justru dapat menghilangkan lapisan pelindung alami dan menyebabkannya menyerap air, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
Jadi sebaiknya, bersihkan daging dengan tisu dapur untuk menghilangkan kotoran, dan simpan langsung dalam kondisi kering untuk menjaga kesegarannya.
3. Potong-potong daging per sajian
Potong daging sesuai dengan ukuran porsi yang biasa Anda gunakan untuk sekali masak. Ukuran porsi bisa disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga atau kebutuhan resep tertentu. Tujuannya tentu supaya lebih mudah jika Anda hendak mengambilnya dari freezer.
Jika daging memiliki bagian yang berbeda (misalnya bagian daging yang lebih keras dan lebih lembut), pisahkan sesuai dengan jenis masakan yang akan dibuat. Misalnya, bagian yang lebih keras bisa digunakan untuk masakan berkuah atau direbus lama, sedangkan bagian yang lebih lembut bisa untuk panggangan atau tumisan.
4. Masukkan ke wadah kedap udara atau plastik vakum dan beri label
Selanjutnya bungkus setiap porsi daging dengan wadah kedap udara atau plastik vakum. Kemudian, beri label setiap bungkus dengan tanggal penyimpanan dan jenis daging (sapi atau kambing) serta bagian daging jika perlu (misalnya, daging paha atau daging iga).
|Baca juga: BMM akan Olah Daging Kurban Jadi Rendang Kaleng
5. Jangan langsung memasukkan daging ke freezer
Sebelum memasukkan daging sapi maupun kambing ke freezer, terlebih dahulu simpan daging di bagian bawah kulkas selama beberapa jam (sekitar 1-2 jam) untuk menurunkan suhu daging secara bertahap sebelum dibekukan. Ini membantu menjaga kualitas daging dan mencegah pembentukan kristal es besar yang bisa merusak tekstur daging.
6. Atur suhu freezer yang tepat
Terakhir, masukkan daging ke freezer, ditata secara rapi. Freezer sebaiknya diatur pada suhu -18°C atau lebih rendah. Suhu ini membantu menghentikan pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas daging untuk jangka waktu yang lebih lama.
Nah, Anda sudah mendapat pengetahuan cara menyimpan daging kurban di freezer. Usahakan Anda mengikuti langkah-langkah di atas, supaya kualitas daging tetap terjaga dan tetap lezat ketika diolah menjadi hidangan favorit Anda dan keluarga.
Jika tahun ini masih belum benar cara menyimpannya, Anda dapat mencobanya untuk tahun depan. Selamat mencoba!
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

