1
1

DPLK Manulife Indonesia dan APPARINDO Perkuat Sinergi Perluas Kepesertaan Dana Pensiun

Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO) bersama DPLK Manulife Indonesia menggelar workshop bertema 'Kolaborasi Distribusi untuk Memperluas Kepesertaan Dana Pensiun', Rabu, 8 Juli 2026. | Foto: Media Asuransi/Muh Fajrul Falah

Media Asuransi, JAKARTA – DPLK Manulife Indonesia bersama Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO) menyelenggarakan workshop bertajuk ‘Kolaborasi Distribusi untuk Memperluas Kepesertaan Dana Pensiun‘ di kantor pusat Manulife Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 8 Juli 2026.

Tahun ini merupakan tahun kedua terselenggaranya kolaborasi antara DPLK Manulife Indonesia dan APPARINDO dalam menciptakan wadah dan ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem dana pensiun di Indonesia.

|Baca juga: Industri Asuransi Indonesia Diramal Tumbuh Berkelanjutan, Didorong 3 Hal Ini!

|Baca juga: Permata Bank Dorong Generasi Muda Jadi Future Leaders

Hal itu sekaligus mendorong perluasan akses masyarakat terhadap program dana pensiun melalui sinergi yang lebih erat antara penyelenggara dana pensiun dan mitra distribusi.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Lauren Sulistiawati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan pensiun sejak dini.

Dia menyampaikan komitmen Manulife dalam menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Masyarakat di setiap tahap kehidupan. “Bagaimana kita terus memberikan literasi supaya lebih banyak orang mengerti bahwa mempersiapkan pensiun itu sedini-dininya lebih bagus,” kata Lauren dalam sambutannya.

|Baca juga: AAJI ‘Spill’ Tantangan Perlindungan Kesehatan untuk Warga RI

|Baca juga: AAJI Sebut Perusahaan Asuransi Harus Cermat saat Membuat Produk Asuransi Kesehatan

Ketua Umum APPARINDO Yulius Bhayangkara menyoroti peran strategis jaringan distribusi dalam memperluas jangkauan program dana pensiun kepada berbagai segmen pekerja dan pelaku usaha di Indonesia.

Menurutnya, kemitraan yang lebih erat antara industri pialang dan penyelenggara dana pensiun dapat menjadi salah satu katalis penting dalam meningkatkan inklusi keuangan dan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat.

“Yang bisa dilakukan adalah berkolaborasi, kemudian kita join, kita punya strength dan kita lakukan sesuatu,” ujarnya.

Ketua Pengurus DPLK Manulife Indonesia Erna Wijaya menyampaikan komitmen DPLK Manulife Indonesia untuk terus menghadirkan solusi dana pensiun yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperluas akses melalui berbagai kemitraan strategis.

“Kolaborasi dengan APPARINDO diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih siap secara finansial saat memasuki usia pensiun. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu bergantung kepada keluarga ketika sudah tidak lagi bekerja,” ujar Erna.

|Baca juga: PHK Datang, Pesangon Cepat Hilang? DPLK Manulife Ingatkan Pekerja Siapkan Dana Pensiun dari Sekarang

|Baca juga: Banyak Pekerja di RI Lupa Punya Dana Pensiun, DPLK Manulife Ungkap Penyebabnya!

Salah satu agenda utama dalam workshop ini adalah sesi talkshow yang menghadirkan Yulius Bhayangkara dan Erna Wijaya, dengan Muhammad Ibrahim Rachmanselaku Pengurus DPLK Manulife Indonesia bidang Operasional dan Investasi sebagai moderator.

|Baca juga: Biar Klien Gak Kabur, APPARINDO Dorong Broker Agresif Tawarkan Dana Pensiun ke Nasabah

Diskusi membahas tantangan dan peluang pengembangan industri dana pensiun di Indonesia, termasuk masih besarnya kesenjangan antara jumlah angkatan kerja dengan tingkat kepesertaan program dana pensiun.

Para pembicara sepakat, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif untuk memperluas penetrasi dana pensiun. Salah satu peluang yang mengemuka adalah penguatan kerja sama dengan perusahaan pialang sebagai mitra distribusi.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BMHS Hadirkan Sistem Bedah Robotik Pertama di Sumatra Barat
Next Post Cadangan Devisa Juni 2026 Naik Tipis Dibandingkan Mei 2026

Member Login

or