1
1

InfraNexia Catatkan Kinerja Positif di Semester I 2026

Menara Telkom Indonesia. | Foto: Telkom

Media Asuransi, JAKARTA –  PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja keuangan semester pertama tahun 2026 dengan pertumbuhan positif pada sejumlah indikator utama.

Mengawali enam bulan pertama 2026, InfraNexia membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun. Komposisi pendapatan masih didominasi oleh ekosistem TelkomGroup. Di saat yang sama, pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup pada portofolio bisnis yang kini dikelola InfraNexia tumbuh 31 persen secara tahunan menjadi Rp939 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

|Baca juga: Manajemen Telkom (TLKM) Angkat Bicara terkait Komisaris Jadi Tersangka KPK

Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri, termasuk operator telekomunikasi, ISP, penyedia layanan digital, dan pelanggan perusahaan terhadap infrastruktur yang dikelola InfraNexia. Hal ini memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang terbuka untuk mendukung kebutuhan konektivitas industri secara lebih luas.

Dari sisi profitabilitas, InfraNexia membukukan margin EBITDA sebesar 54,5 persen pada semester I 2026. Pencapaian tersebut didukung oleh penerapan disiplin operasional, optimalisasi biaya, digitalisasi proses bisnis, serta pengelolaan aset yang semakin terintegrasi.

|Baca juga: Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Pertumbuhan pendapatan eksternal dan kinerja positif InfraNexia menunjukkan bahwa proses bisnis yang kami jalankan mulai memperkuat daya saing perseroan.

Selain memperbesar skala bisnis, fokus kami juga terus memastikan aset dan kapabilitas yang dimiliki dapat dikelola secara lebih produktif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf, dalam keterangannya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Melanjutkan momentum positif tersebut, Lukman mengatakan semester pertama 2026 menjadi periode penting bagi InfraNexia dalam membangun fondasi sebagai perusahaan infrastruktur digital yang semakin kuat dan kompetitif.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post OJK Ungkap 8 Perusahaan Asuransi Masih dalam Pengawasan Khusus
Next Post Aon Tunjuk Eks Bos Zurich Jadi CEO untuk Indonesia

Member Login

or