Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di akhir perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. IHSG terpangkas 1,48 persen atau 96 poin ke level 6.405 pada akhir perdagangan hari ini.
|Baca juga: IHSG Melemah Tipis di Sesi I
Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.532 di zona hijau dan terendah 6.405 di zona merah. Perdagangan saham di BEI hari ini melibatkan 41,53 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,97 triliun. Ada sebanyak 583 saham yang turun jadi pemberat IHSG, 118 saham menguat dan 89 saham stagnan.
Pasar saham Asia naik pada hari Rabu karena didorong harapan pembukaan kembali Selat Hormuz. Iran menyatakan telah memulai kembali pembicaraan dengan Oman untuk mengelola selat tersebut. Pembicaraan tersebut terjadi di tengah tekanan ekonomi yang meningkat dari Presiden AS Donald Trump dalam konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan.
|Baca juga: Tarik Ulur Status Bursa Saham Indonesia di Tangan MSCI
Penurunan harga minyak turut menyeret turun imbal hasil obligasi. Harga minyak tumbang didorong oleh harapan bahwa Selat Hormuz yang vital mungkin akan segera dibuka kembali.
Iran menyatakan telah memulai kembali pembicaraan dengan Oman untuk mengelola selat tersebut. Sentimen ini turut mendorong penurunan imbal hasil obligasi; imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di level 4,634% setelah turun 6,5 basis poin pada hari Selasa.
Sejumlah pelaku pasar mengatakan penurunan IHSG yang cukup dalam karena adanya kekhawatiran pada aksi unjuk rasa Kamis besok.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

