1
1

IHSG Sesi I Tertekan Aksi Jual Saham Milik Prajogo Pangestu

Gedung Barito Pacific. | Foto: Barito Pacific

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada sesi I Kamis, 21 Mei 2026, menandai hari keempat IHSG berada di zona merah pekan ini. IHSG merosot 2,76 persen ke level 6.144,35 pada akhir perdagangan sesi I.

|Baca juga: Mirae Asset Sekuritas Sebut Saham Sektor Perbankan Berpotensi Cuan saat IHSG Terjungkal

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 19,91 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,78 triliun. Ada 601 saham yang turun jadi pemberat IHSG, 118 saham lainnya menguat dan 94 saham stagnan.

Pelaku pasar masih terdampak rebalancing indeks MSCI dimana pemilik indeks acian global tersebut pada 13 Mei lalu mengeluarkan 18 saham-saham asal Indonesia karena tidak likuid dan hanya segelintir saja pemegang saham publiknya.

|Baca juga: MSCI Coret 18 Saham RI, Dana Asing Keluar Rp1,53 Triliun

Terbukti, saham-saham yang dilepas pelaku pasar adalah saham milik orang terkaya Indonesia, Prajogo Pangestu yang ikut dicoret MSCI. Aksi jual saham-saham Prajogo Pengestu ini sekaligus menurunkan peringkat dirinya sebagai orang nomor satu terkaya di Indonesia menjadi peringkat ketiga.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi salah satu yang paling tertekan setelah anjlok 14,66 persen ke level Rp 2.270. Sementara itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 11,47 persen ke level Rp 2.470.

Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) juga tak luput dari aksi jual. PTRO melemah 12,25 persen ke posisi Rp 3.510. Demikian juga saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang turun 11,02 persen ke level Rp 525. Adapun saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melemah 8,23 persen ke level Rp 725.

Editor: Irdiya Setiawan

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bank DBS Indonesia: Keberlanjutan Harus Terlihat dari Cara Bank Membiayai hingga Menciptakan Dampak
Next Post Laba Krom Bank (BBSI) Melonjak 99% di Kuartal I/2026

Member Login

or