Trisula International (TRIS) Bukukan Penjualan Sebesar Rp1,14 Triliun di 2020

Media Asuransi – Emiten integrated apparel provider, PT Trisula International Tbk (TRIS) dan entitas anak usahanya berhasil mempertahankan eksistensi di pangsa pasarnya dengan membukukan total penjualan sebesar Rp1,14 triliun pada tahun buku 2020. Kinerja positif tersebut didorong oleh pendapatan berimbang antara ekspor dan lokal ditengah pandemi Covid-19. 

Direktur Utama PT Trisula International Tbk (TRIS) , Santoso Wodjojo, mengatakan bahwa di tahun 2020, perseroan berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,14 triliun atau terkoreksi sebesar 22,82 persen year on year (yoy) dengan kontribusi pendapatan lokal sekitar 50 persen dan pendapatan ekspor sekitar 50 persen.

“Pendapatan lokal TRIS ini didukung oleh anak usaha, yaitu PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), sedangkan untuk pendapatan ekspor mayoritas dihasilkan dari entitas anak lainnya, yaitu PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry. Meskipun kondisi pandemi di 2020 memberi tekanan yang tinggi bagi Perseroan, namun jika dilihat dari Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan, perseroan tetap bisa mencetak hasil positif sebesar Rp11,9 miliar,” kata Santoso dalam siaran tertulisnya di Jakarta, Selasa, 27 April 2021. 

Baca Juga: 

Menurut Santoso, di tahun 2021 ini perseroan akan terus meninjau dan meningkatkan efisiensi biaya operasional serta fleksibilitas terhadap kapasitas produksi sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap laba perseroan. Selain itu, sinergi antara entitas anaknya akan terus dimaksimalkan agar dapat meningkatkan inovasi, fleksibilitas, efisiensi sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik, serta menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19 yang masih berjalan sampai dengan saat ini.

Santoso Widjojo menyikapi tantangan bisnis sebagai dampak dari pandemi Covid-19, perseroan beserta entitas anak terdorong untuk melakukan diversifikasi produk dengan memberdayakan divisi Research and Development melakukan inovasi produk sesuai dengan kebutuhan pasar selama pandemi, seperti produk Alat Pelindung Diri (baju hazmat dan masker non-medis), seragam tenaga medis, dan pakaian fungsional. 

“Produk produk ini kami pasarkan di pasar lokal maupun internasional. Selain itu Perseroan juga terus mengembangkan penjualan melalui ecommerce sebagai upaya mengatasi kendala penurunan trafik akibat PSBB. Oleh karena itu kami yakin di masa mendatang TRIS akan mampu meraih kinerja yang lebih baik lagi,” kata

Santoso menambahkan sejalan dengan pandangan ke depan perseroan terkait nilai saham, perseroan berencana untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback saham) yang akan diajukan persetujuannya pada RUPSLB tanggal 27 Mei 2021 mendatang karena harga saham. Perseroan saat ini belum mencerminkan nilai atau kinerja yang sesungguhnya, dan potensi kinerja saham di masa mendatang sejalan dengan perbaikan kondisi ekonomi nasional dan internasional.

“Perseroan berupaya untuk mempertahankan pangsa pasar yang sudah ada dan terus membuka peluang untuk pasar baru pada tahun yang penuh tantangan bagi setiap sektor ini, tidak terkecuali TRIS yang turut merasakan dampaknya. Namun, perseroan optimistis kinerja tahun 2021 akan lebih baik, dengan program vaksinasi yang cukup lancar dan pemerintah yang cukup tanggap dalam menyikapi pandemi ini,” pungkas Santoso. One

Leave a Reply