Media Asuransi, JAKARTA – Penggunaan sejumlah fitur aplikasi mobile banking milik PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat), Muamalat DIN, mengalami peningkatan selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriyah/2026. Transaksi nasabah untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama Ramadan dan lebaran menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan tersebut.
“Ramadan dan Idulfitri menjadi momentum yang mendongkrak daya beli masyarakat. Oleh karenanya, kami mengoptimalkan layanan Muamalat DIN dengan beragam fitur unggulan untuk transaksi berbagai kebutuhan dari mana saja dan kapan saja secara real-time,” kata Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, dalam keterangan tertulis.
|Baca juga: Outstanding Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
Data Bank Muamalat menunjukkan, kontributor terbesar transaksi Muamalat DIN berasal dari sejumlah layanan di antaranya pembayaran utilitas, QRIS, dan top up dompet digital.
Dari sisi pembayaran utilitas seperti listrik, air, internet, dan lainnya, Ricky menyebut jumlahnya melonjak 328 persen. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kemudahan membayar tagihan melalui smartphone tanpa harus antri di bank atau ATM.
Selain itu, peningkatan literasi keuangan syariah dinilai turut mendorong perubahan perilaku nasabah yang menjadikan metode cashless sebagai pilihan utama.
Adapun transaksi menggunakan QRIS tumbuh signifikan 52 persen dibandingkan periode Ramadan tahun lalu, menandakan semakin luasnya penggunaan pembayaran non-tunai berbasis QR di berbagai merchant.
|Baca juga: Pembiayaan Multiguna iB Hijrah Bank Muamalat Meningkat 37,1%
Muamalat DIN juga diminati nasabah untuk top up dompet digital yang nilainya meningkat sekitar empat persen. Praktis, aman, dan bisa dilakukan kapan saja terutama saat mudik ke kampung halaman menjadi sejumlah alasan nasabah memilih layanan ini.
Sebagai langkah untuk meningkatkan daya saing, Muamalat DIN kini menyediakan 315 fitur yang fokus pada aspek finansial, gaya hidup, dan spiritualitas.
Belum lama ini, Bank Muamalat juga membuka akses pengajuan pembiayaan Solusi Emas Hijrah secara daring melalui Muamalat DIN. Terobosan ini diharapkan menjadi game changer untuk memasarkan dan meningkatkan portofolio pembiayaan emas syariah, khususnya dalam menjaring nasabah dari kalangan generasi muda yang sangat potensial.
Meski sudah memiliki ratusan fitur, Ricky memastikan bank pertama murni syariah di Indonesia ini akan terus menghadirkan inovasi agar tetap relevan dengan kebutuhan nasabah. Apalagi lebih dari 92 persen transaksi nasabah kini dilakukan melalui kanal-kanal digital Bank Muamalat.
“Kami ingin Muamalat DIN menjadi solusi lengkap, praktis, dan aman dalam memenuhi seluruh kebutuhan nasabah,” tuturnya.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
