Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) terus mendorong penggunaan fitur pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Hal ini dilakukan seiring perubahan preferensi nasabah dalam bertransaksi. Bank Muamalat juga memperbanyak jumlah merchant untuk menerima pembayaran bagi pelaku usaha.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, mengatakan bahwa jumlah transaksi via QRIS per Mei 2026 tercatat tumbuh 74,87 persen year on year (yoy). Lonjakan tersebut diikuti dengan kenaikan volume transaksi pada periode yang sama yaitu sebesar 58,12 persen yoy.
|Baca juga: Pembiayaan SME Bank Muamalat Tumbuh 24%
“Pembayaran digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, kami terus mengoptimalkan Muamalat DIN, sekaligus melakukan penetrasi dan akuisisi merchant. Kolaborasi dengan merchant merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan adopsi digital dalam sistem pembayaran menggunakan QRIS,” ujar Ricky dalam keterangan resmi.
Meningkatnya transaksi QRIS Muamalat sejalan dengan upaya akuisisi merchant yang meningkat lebih dari tiga kali lipat per Mei 2026. QRIS acquiring Muamalat pertama kali diluncurkan pada Januari 2022. Layanan ini ditawarkan kepada nasabah yang memiliki usaha termasuk segmen UMKM dan memenuhi syarat sebagai merchant QRIS.
|Baca juga: Outstanding Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 11 Kali Lipat
Menurut Ricky, ekosistem QRIS Bank Muamalat semakin kokoh dengan terus bertambahnya jaringan merchant. Pendekatan berbasis ekosistem ini dinilai efektif karena dapat mendorong penggunaan secara langsung dalam aktivitas sehari-hari, setelah dilakukannya proses literasi.
“Sesuai data internal kami, sebaran merchant tidak hanya terkonsentrasi di Jawa, melainkan sudah meluas ke berbagai wilayah di Tanah Air. Tren ini mencerminkan perluasan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang lebih inklusif secara geografis di seluruh kepulauan,” ujarnya.
Pertumbuhan yang menjanjikan dalam transaksi QRIS ini menjadi bukti konkret keberhasilan strategi digitalisasi yang diterapkan Bank Muamalat. Transformasi digital tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas layanan serta menciptakan ekosistem transaksi yang efisien dan inklusif, tetapi juga memperkuat posisi kompetitif Bank Muamalat dalam industri perbankan syariah nasional.
“Dengan inovasi digital yang tetap berpijak pada nilai syariah, Bank Muamalat terus berkomitmen menghadirkan kemudahan transaksi yang modern, aman, dan penuh keberkahan,” jelas Ricky.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

