Media Asuransi, JAKARTA – Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan pengembangan UMKM tidak cukup hanya terbatas dukungan permodalan. Akan tetapi juga perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha dalam menghadapi perubahan.
Ia menjelaskan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk terus berkembang secara mandiri. Karena itu, Asuransi Jasindo ingin mendampingi mereka tidak berhenti hanya pada bantuan.
“Tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas para pelaku UMKM agar semakin siap menghadapi dinamika dunia usaha,” kata Brellian, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat, 25 September 2026.
Brellian menambahkan perkembangan teknologi khususnya AI membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk bekerja lebih efektif, mulai dari mengembangkan konten, mengelola operasional, hingga memperkuat strategi pemasaran.
|Baca juga: Begini Respons BI soal Insiden Transaksi Tidak Sah di DANA
|Baca juga: OJK Ungkap 3 Lini Asuransi Umum Ini Kuasai Hampir 60% Premi
Menurutnya, kehadiran teknologi merupakan bagian dari perkembangan zaman yang perlu disambut dan dimanfaatkan untuk memberikan kemudahan dan menjalankan usaha, tanpa mengesampingkan peran manusia di dalamnya.
“AI mungkin membantu lebih mudah, cepat, dan efisien. Namun, teknologi itu tetaplah alat. Yang menentukan teknologi dapat digunakan secara maksimal dan membawa arah usaha mereka tentunya kembali ke manusia itu sendiri,” ujarnya.
Karena itu, lanjutnya, pelaku UMKM perlu mengetahui pentingnya menggunakan AI secara bijak tanpa kehilangan sentuhan atau peran manusia dalam berpikir, mengambil keputusan, dan menghadirkan nilai dalam usahanya.
“Ketangguhan UMKM tidak hanya dibangun dari kemampuan untuk bertahan, tetapi juga dari kemauan untuk terus belajar dan melihat peluang di tengah perubahan. Melalui program ini, kami berharap peserta mendapatkan bekal yang relevan dan dapat menggunakannya untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” pungkas Brellian.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
