1
1

Berikut Ini Hal-hal yang Sering Terlupakan Saat Berburu Promo di Travel Fair

Head of Travel Management & Direct Retail Sompo Indonesia, Maria Susana. | Foto: Sompo Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Liburan sekolah telah usai dan rutinitas kembali dimulai. Setelah menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan mengisi ulang energi melalui berbagai aktivitas rekreasi, kini saatnya kembali fokus menjalani keseharian. Namun, bagi Anda yang sudah mulai merencanakan perjalanan berikutnya, sejumlah maskapai menggelar travel fair dengan menawarkan berbagai promo menarik, mulai dari tiket pesawat hingga paket wisata dengan harga yang kompetitif.

Momentum ini menjadi kesempatan yang tepat untuk menyusun rencana liburan selanjutnya, sekaligus memastikan setiap perjalanan dipersiapkan dengan matang, termasuk dari sisi perlindungannya. Seperti apa strategi yang tepat, simak penjelasan Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana, berikut ini.

|Baca juga: Tips dari Sompo Indonesia untuk Menikmati Liburan Sekolah dengan Perencanaan Pintar dan Cerdas

1. Jangan mudah tergiur promo
Maraknya travel fair dari berbagai maskapai menjadi kesempatan menarik bagi masyarakat untuk merencanakan liburan dengan biaya yang lebih hemat. Berbagai promo tiket pesawat, hotel, hingga paket wisata sering ditawarkan dengan potongan harga yang menggiurkan. Namun, konsumen perlu tetap bijak dan tidak tergesa-gesa hanya karena tergoda label ‘promo terbatas’. “Sebelum bertransaksi, pastikan tujuan perjalanan, waktu keberangkatan, serta anggaran liburan sudah direncanakan dengan matang,” kata Maria dalam keterangan resmi.

Salah satu langkah penting adalah membandingkan penawaran dari beberapa penyedia layanan. Harga yang terlihat murah belum tentu memberikan nilai terbaik jika terdapat biaya tambahan, seperti bagasi, asuransi, atau perubahan jadwal.

Selain itu, perhatikan syarat dan ketentuan promo, termasuk masa berlaku tiket dan kebijakan pembatalan. “Membaca detail penawaran secara menyeluruh dapat membantu menghindari biaya tak terduga di kemudian hari,” tegasnya.

2. Sesuaikan dengan kemampuan finansial
Penyelenggara travel fair juga kerap berkolaborasi dengan berbagai penyedia jasa keuangan untuk menghadirkan beragam keuntungan tambahan bagi pengunjung. Mulai dari program cicilan yang lebih ringan, cashback, hingga pengumpulan poin reward melalui kartu kredit atau aplikasi pembayaran digital. Seluruh penawaran ini dapat membantu wisatawan mengoptimalkan anggaran perjalanan mereka.

|Baca juga: Sompo Insurance Sediakan Asuransi Kesehatan untuk Pelaku Usaha Kecil dan Menengah

Meski demikian, penting untuk tetap bijak dalam memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut dengan menyesuaikannya pada kondisi dan kemampuan finansial masing-masing. Jangan sampai euforia mendapatkan promo justru menimbulkan beban keuangan setelah liburan berakhir.

Menurut Maria, pada akhirnya, prinsip yang perlu dipegang adalah merencanakan liburan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan, bukan semata-mata karena tergoda oleh berbagai penawaran menarik yang tersedia.

Selain mempertimbangkan aspek finansial, wisatawan juga perlu memastikan keamanan setiap transaksi yang dilakukan. Lakukan pembelian hanya melalui penyelenggara travel fair, maskapai, agen perjalanan dan mitra resmi yang terpercaya untuk meminimalkan risiko penipuan atau kendala administratif di kemudian hari. Simpan seluruh bukti transaksi dan lakukan pengecekan ulang terhadap detail pemesanan.

“Langkah ini dapat membantu untuk menghindari berbagai kendala yang berpotensi mengganggu kenyamanan perjalanan yang telah direncanakan,” jelasnya.

3. Risiko tetap ada, meski destinasi dekat
Banyak wisatawan yang sering menganggap enteng perjalanan ke sesama negara ASEAN karena jarak yang dekat. Padahal risiko seperti sakit mendadak, kecelakaan ringan, kehilangan dokumen perjalanan, hingga keterlambatan penerbangan tetap dapat terjadi kapan saja.

Pelindungan perjalanan sering kali belum menjadi prioritas karena dianggap sebagai biaya tambahan yang tidak diperlukan. Tidak sedikit wisatawan yang baru menyadari pentingnya pelindungan setelah menghadapi kendala di luar negeri. Padahal, nilai premi asuransi perjalanan umumnya relatif kecil dibandingkan total biaya liburan yang telah dikeluarkan.

Karena itu, Maria menyarankan, asuransi perjalanan sebaiknya dipandang sebagai bagian dari persiapan perjalanan yang sama pentingnya dengan tiket, akomodasi, dan dokumen perjalanan. Dengan memasukkan pelindungan perjalanan ke dalam anggaran sejak awal, wisatawan dapat menikmati liburan ke berbagai destinasi dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko yang berpotensi mengganggu rencana perjalanan.

Lebih lanjut dia ingaktkan bahwa dengan perencanaan yang baik, ketelitian dalam memilih promo, pengelolaan keuangan yang bijak, serta memilih pelindungan yang tepat, Anda dapat menikmati liburan yang menyenangkan sekaligus tetap menjaga kesehatan finansial.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post PT Asuransi Jiwa Taspen Peringkatnya Naik Satu Tingkat
Next Post PT Asuransi Jiwa BCA Pendapatan Premi Naik 32%

Member Login

or