1
1

Jaga Struktur Permodalan, Asuransi Maximus (ASMI) Siap Buyback Saham 10%

Ilustrasi. | Foto: Instagram @maximus_insurance_merauke

Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Langkah ini diharapkan berdampak positif terhadap laju bisnis di masa mendatang.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, selasa, 2 Juni 2026, emiten penyedia jasa asuransi non-jiwa konvensional berkode saham ASMI ini membidik alokasi pembelian maksimal hingga 10 persen dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

|Baca juga: Bos Allianz Life Indonesia Sebut Ekonomi AS Masih Belum Stabil

|Baca juga: Bos Allianz Life Indonesia Sebut Investor Wajib Selektif saat Berinvestasi di Pasar Saham AS

Langkah korporasi tersebut diambil sebagai upaya manajemen untuk menjaga fleksibilitas permodalan. Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, aksi buyback ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat kepercayaan pasar terhadap keberlangsungan dan performa bisnis emiten ke depan.

Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Maximus menegaskan keputusan ini diambil setelah melalui proses kajian internal yang matang mengenai prospek pertumbuhan bisnis perseroan. Langkah ini dinilai sebagai opsi yang paling rasional demi memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Media Asuransi (@mediaasuransinews)

“Dewan komisaris dan direksi telah meninjau rencana pembelian kembali saham termasuk menilai risiko dan manfaat bagi perseroan dan seluruh pemegang saham dan percaya pembelian kembali saham perseroan merupakan pilihan yang tepat bagi perseroan dan seluruh pemegang saham,” jelas manajemen.

|Baca juga: Rupiah Tembus Rp17.880, BI: Dipengaruhi Berlanjutnya Konflik di Timur Tengah

|Baca juga: Industri Asuransi Diminta Waspadai Risiko Penyebaran Ebola dan Hantavirus

Untuk merealisasikan aksi korporasi tersebut, manajemen memastikan seluruh pendanaan akan bersumber sepenuhnya dari kas internal perusahaan. Aksi pembelian kembali ini diklaim tidak akan mengganggu stabilitas likuiditas maupun target pendapatan yang telah dicanangkan untuk tahun buku berjalan.

“Perseroan memperkirakan pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan menimbulkan dampak penurunan terhadap pendapatan mengingat dana yang digunakan adalah dana internal yang berasal dari kegiatan operasional, sehingga laporan laba rugi diperkirakan tetap sejalan dengan target perseroan,” tutup manajemen.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Harga BBM Pertamina Resmi Berubah per 1 Juni 2026, Berikut Rinciannya!
Next Post BCA (BBCA) Buka Suara soal Isu Kebocoran Data Nasabah

Member Login

or