1
1

Legislator Lempar Pujian untuk IFG Life, Ternyata Ini Alasannya!

Gedung Kantor Pusat IFG Life. | Foto: IFG Life

Media Asuransi, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menilai kinerja positif dari IFG Life telah memperkuat kepercayaan publik terhadap industri asuransi di Indonesia. Kepercayaan itu tumbuh karena IFG Life mampu mengelola pengalihan polis dari nasabah eks Jiwasraya secara optimal.

Hal itu, lanjutnya, terhitung sejak dimulainya proses restrukturisasi pada Desember 2020. Dalam prosesnya, IFG Life mengelola transisi yang kompleks melalui penguatan tata kelola, transparansi, dan komunikasi publik yang membuat kepercayaan nasabah terus terjaga dengan baik.

|Baca juga: Bos Citi Indonesia Dukung Rencana OJK Ubah Aturan RBB

|Baca juga: Penyaluran Kredit KB Bank (BBKP) Tumbuh 2,61% Jadi Rp43,19 Triliun di Kuartal I/2026

Seperti diketahui, dalam program penyelamatan ini sebanyak 99,9 persen polis nasabah Jiwasraya telah dialihkan secara bertahap ke dalam IFG Life. Ia menambahkan penanganan Jiwasraya menjadi momentum penting bagi industri asuransi nasional untuk berbenah.

“Keberhasilan proses ini telah memberikan dampak pada pemulihan kepercayaan terhadap IFG Life sekaligus juga terhadap keseluruhan sektor asuransi,” kata Herman, dikutip dari keterangan resmi IFG Life, Jumat, 1 Mei 2026.

Herman melihat ada sejumlah aspek krusial yang menjadi perhatian dalam mengawal proses ini dapat berjalan dengan baik. Di antaranya adalah perlindungan hak nasabah, kepastian pembayaran manfaat, kesehatan keuangan perusahaan, serta kepatuhan terhadap prinsip good corporate governance.

Menurut dia, keterlibatan pemerintah tidak hanya sebatas penyelamatan, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis dan perlindungan konsumen dalam jangka panjang. “Pengawasan yang ketat dan berkelanjutan menjadi kunci agar proses restrukturisasi benar-benar memberikan kepastian bagi masyarakat,” katanya.

|Baca juga: RUPSLB JMA Syariah (JMAS) Rombak Formasi Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Barunya!

|Baca juga: BFI Finance (BFIN) Salurkan Pembiayaan Baru Rp5,5 Triliun di Kuartal I/2026

Dirinya melihat langkah bisnis yang dijalankan oleh IFG Life telah berada pada jalur yang sudah tepat, terutama dalam aspek pengalihan polis dan stabilisasi operasional. Ia menyarankan IFG Life tetap mempertahankan tata kelola baru mulai dari sektor hulu sampai ke hilir.

Dengan demikian, kata Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) itu, kepercayaan dari pemegang lama maupun pemegang polis baru terus meningkat. Selain tetap transparan, ia juga menyoroti komitmen IFG Life dalam memenuhi hak pemegang polis.

Lebih lanjut, Herman mengapresiasi capaian IFG Life sepanjang 2025 yang merealisasikan pembayaran klaim manfaat asuransi Rp6,3 triliun kepada 480.000 peserta. Capaian IFG Life ini dinilai Herman telah mencerminkan perusahaan sudah berbenah dalam memastikan perlindungan di setiap tahap kehidupan para pemegang polisnya.

|Baca juga: OCBC (NISP) Bukukan Laba Bersih Rp1,36 Triliun di Kuartal I/2026

|Baca juga: DAI Beberkan Alasan Risiko Perang Tidak Ditanggung Asuransi

Herman juga mengimbau nasabah eks Jiwasraya untuk tidak perlu lagi khawatir kejadian serupa kembali terulang. Selain bukti bahwa IFG Life terus membangun kepercayaan dengan tata kelola baru, dirinya menjamin pengawasan dari negara dari eksekutif maupun legislatif akan terus berjalan.

“Negara hadir untuk memastikan sistem tetap kredibel dan masyarakat merasa aman. Kami di DPR khususnya komisi VI juga terus mengawasi sejak awal. Dan yang menggembirakan, kini IFG Life bahkan sudah mencatatkan untung,” tutup dia.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Mengenal Tujuan Asuransi dan Fungsinya dalam Perlindungan Risiko
Next Post Berikut 5 Hal yang Wajib Dipahami Sebelum Membeli Asuransi Mobil

Member Login

or