1
1

Pentingnya Ketahanan Finansial untuk Persiapan Studi Perguruan Tinggi

Lempar topi yang menandai kelulusan pendidikan. | Foto: AXA Mandiri

Media Asuransi, JAKARTA –  Biaya pendidikan memang bukan melulu mencakup uang kuliah. Selama empat hingga lima tahun masa studi, mahasiswa juga harus menghadapi biaya hidup, tempat tinggal, transportasi, hingga berbagai kebutuhan penunjang perkuliahan yang terus meningkat. Baik keluarga maupun mahasiswa yang membiayai kuliahnya sendiri menghadapi pertanyaan serupa: bagaimana menyiapkan dana di awal dan tetap menjaga kemampuan finansial sepanjang masa studi?

Perencanaan dana pendidikan menjadi semakin penting sebagai jawaban pertanyaan tersebut. Hanya saja, perencanaan keuangan masih kerap dimaknai sebatas menabung atau mengumpulkan dana ketika maknanya lebih luas. Perencanaan yang baik juga mencakup kesiapan menghadapi berbagai risiko yang dapat mengganggu tujuan finansial, seperti kehilangan pekerjaan, penurunan pendapatan, maupun biaya kesehatan yang tidak terduga.

|Baca juga: IFG Life: Ini Prioritas yang Perlu Disiapkan Sambut Usia Senja

Direktur Bisnis Individu Merangkap Plt. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, Fabiola Noralita, mengatakan tantangan pendidikan di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga ketahanan finansial.

“Ketika berbicara mengenai dana pendidikan, banyak yang masih berfokus pada berapa besar dana yang harus dikumpulkan. Padahal, tantangan yang sebenarnya adalah memastikan tujuan tersebut tetap dapat dicapai meskipun kondisi keuangan berubah. Banyak keluarga baru menyadari besarnya komitmen biaya pendidikan ketika anak sudah diterima di perguruan tinggi ketika idealnya perencanaan dilakukan jauh sebelum momen tersebut,” ujar Fabiola dikutip dari keterangannya, Selasa, 1 Juli 2026.

Menurutnya, setiap tujuan finansial jangka panjang seperti pendidikan membutuhkan dua fondasi yang sama pentingnya, yaitu membangun aset dan mengelola risiko.

|Baca juga: OJK Apresiasi IFG Life dalam Memulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Industri Asuransi

‘’Perlindungan finansial melalui asuransi dapat menjadi salah satu instrumen yang melengkapi perencanaan keuangan. Perannya bukan menggantikan tabungan atau investasi, melainkan membantu menjaga stabilitas keuangan ketika terjadi risiko yang berdampak pada kesehatan maupun kemampuan memperoleh penghasilan, sehingga tujuan jangka panjang, termasuk pendidikan, tetap dapat diupayakan,’’ jelasnya.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun ketahanan finansial di setiap tahap kehidupan.

“Melalui perlindungan yang terjangkau dan menyeluruh, IFG Life berkomitmen menjadi mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan sekaligus membantu mewujudkan berbagai tujuan hidup, termasuk pendidikan, demi meningkatkan kualitas hidup,” pungkas Fabiola.

Editor  Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Purbaya: Peringkat Kredit S&P Bukti Kepercayaan terhadap Ekonomi Indonesia
Next Post 5 Tahun Optik Melawai: Ajak Hidup Sehat Lewat Vision Run 2026

Member Login

or