1
1

IFG Life: Ini Prioritas yang Perlu Disiapkan Sambut Usia Senja

Gedung Kantor Pusat IFG Life. | Foto: IFG Life

Media Asuransi, JAKARTA – Ketika anak-anak beranjak dewasa dan mulai menjalani hidup mandiri, banyak orang tua memasuki fase baru kehidupan saat anak-anak tidak lagi tinggal bersama mereka. Fenomena ini dikenal sebagai empty nest syndrome, yang dapat memunculkan perasaan kesepian, kehilangan rutinitas, dan kecemasan.

Transisi kehidupan seperti ini merupakan hal wajar. Perasaan sedih ketika anak meninggalkan rumah merupakan respons emosional yang normal. Hal yang terpenting adalah bagaimana orang tua dapat beradaptasi dan menemukan makna baru dalam fase kehidupan berikutnya.

Meski berawal dari perubahan emosional, dampaknya tidak hanya dirasakan secara psikologis. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu stres kronis yang berdampak pada kesehatan fisik, seperti gangguan tidur, perubahan pola makan, penurunan energi, dan melemahnya daya tahan tubuh.

|Baca juga: OJK Apresiasi IFG Life dalam Memulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Industri Asuransi

Seiring bertambahnya usia, risiko berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, maupun gangguan kesehatan lainnya juga semakin meningkat. Kondisi tersebut membuat kesiapan kesehatan dan finansial menjadi semakin penting, mengingat biaya perawatan dapat menjadi beban yang signifikan apabila tidak dipersiapkan sejak dini.

Karena itu, memiliki perlindungan kesehatan dan jiwa menjadi bagian penting dalam perencanaan hidup pada fase ini. Asuransi kesehatan membantu melindungi kondisi keuangan keluarga dari risiko biaya pengobatan yang tidak terduga, sementara asuransi jiwa memberikan perlindungan finansial bagi pasangan atau keluarga apabila terjadi risiko meninggal dunia.

|Baca juga: IFG Life Laksanakan Amanah Pembayaran Klaim Polis Eks Jiwasraya

“Setiap tahap kehidupan memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda. Memasuki fase empty nest, masyarakat perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun finansial, agar dapat menjalani fase kehidupan berikutnya dengan lebih tenang dan percaya diri,” ujar Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita, dalam keterangannya, Jumat, 19 Juni 2026.

Selain memiliki perlindungan yang memadai, masyarakat juga perlu menjaga pola hidup sehat, aktif secara sosial, serta menekuni aktivitas yang bermakna agar kualitas hidup tetap terjaga.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, berkomitmen mendampingi masyarakat di setiap tahap kehidupan melalui perlindungan yang komprehensif

“Pada akhirnya, tujuan perlindungan bukan hanya memberikan manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga membantu masyarakat menjalani hidup dengan lebih tenang dan fokus pada hal-hal yang benar-benar bermakna,” ujar Fabiola.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post IHSG Melorot ke 6.127 di Sesi I 
Next Post Aktuaris Ingatkan Tekanan Inflasi Kesehatan, Klaim Asuransi Makin Terjepit di Tengah Pelemahan Rupiah

Member Login

or