Media Asuransi, SURABAYA– Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui rangkaian kegiatan Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026. Tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi insan asuransi jiwa berprestasi, TADEA 2026 juga menghadirkan kegiatan Industry Social Responsibility (ISR) melalui program AAJI Peduli Bumi, serta menyalurkan charity TADEA ke-39 kepada Rumah Usiawan Panti Surya.
Sebagai bagian dari rangkaian TADEA 2026, kegiatan ISR tahun ini mengangkat tema “Bantuan Pemanfaatan Teknologi pada Petani Tambak Garam”. Melalui program tersebut, AAJI menyalurkan bantuan berupa geomembran seluas 1.600 meter persegi kepada para petani tambak garam di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia.
|Baca juga: AAJI Dorong Implementasi KAPJ untuk Perkuat Kolaborasi Ekosistem
Ketua Panitia TADEA 2026, Antonius Probosanjoyo, mengatakan, melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa industri asuransi jiwa tidak hanya berfokus pada perlindungan finansial, tetapi juga turut berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan keberlanjutan lingkungan.
’’Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana kita membantu masyarakat agar dapat bekerja lebih produktif, memiliki penghasilan yang lebih baik, sehingga dapat menatap masa depan dengan lebih optimis,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat, 14 Agustus 2026.
Program AAJI Peduli Bumi merupakan kelanjutan dari inisiatif AAJI pada tahun-tahun sebelumnya sekaligus menjadi bagian dari komitmen industri asuransi jiwa dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pada tahun sebelumnya, AAJI berkontribusi melalui penanaman mangrove sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Tahun ini, semangat tersebut dilanjutkan melalui dukungan pemanfaatan teknologi geomembran yang diharapkan dapat menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.
Geomembran yang digunakan berbahan HDPE (High Density Polyethylene) dan memiliki daya tahan tinggi sehingga dapat membantu mencegah rembesan pada tambak. Penggunaan geomembran juga dapat membantu menjaga kualitas tambak dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
|Baca juga: AAJI Dukung Implementasi POJK No. 36 Tahun 2025 untuk Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan Berkelanjutan
“Kami berharap teknologi sederhana ini dapat semakin meningkatkan tekad para petani garam yang luar biasa, sehingga proses produksi menjadi lebih optimal, panen lebih cepat, dan hasil yang diperoleh pun semakin baik,” tambah Antonius.
Charity
AAJI juga menyalurkan charity TADEA ke-39 kepada Rumah Usiawan Panti Surya, sebuah rumah yang penuh kasih dan kehangatan bagi para oma dan opa di Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari TADEA 2026 yang tidak hanya merayakan pencapaian insan industri, tetapi juga berbagi dan menciptakan manfaat bagi sesama.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, AAJI terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. Sejalan dengan semangat AAJI tahun ini, “Menjaga Kepercayaan, Mengukir Makna”, berbagai kegiatan sosial yang dihadirkan diharapkan dapat menjadi bentuk nyata kepedulian industri asuransi jiwa sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Editor Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

