1
1

Adhi Karya (ADHI) Amankan Kontrak Baru Rp4,72 Triliun di Kuartal I/2026

Ilustrasi Adhi Karya. | Foto: Linkedin Adhi Karya

​Media Asuransi, JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan lonjakan signifikan dalam perolehan kontrak baru pada awal 2026. Hingga Maret di tahun ini, perseroan membukukan nilai kontrak Rp4,72 triliun, angka yang menunjukkan pertumbuhan tajam mencapai 131,5 persen secara tahunan (yoy).

​”ADHI Karya berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan kualitas operasional, efisiensi, serta tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Corporate Secretary ADHI Karya Rozi Sparta, dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip Rabu, 22 April 2026.

|Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I/2026

|Baca juga: GoSend Perkuat Standar Keamanan dengan Hadirkan Kode Terima Paket

​Berdasarkan struktur pendanaan, proyek-proyek pemerintah masih menjadi penopang utama dengan kontribusi dominan sebesar 76 persen. Sementara itu, porsi pengerjaan dari proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tercatat sebesar 22 persen, dan sisanya berasal dari sektor swasta sebesar dua persen.

​Ditinjau dari lini bisnisnya, sektor engineering and construction memberikan kontribusi paling besar yakni mencapai 95 persen dari total nilai kontrak. Kontribusi lainnya bersumber dari lini bisnis properti, manufaktur, serta sektor investasi dan konsesi yang dikelola perseroan.

​Rozi menambahkan, dengan strategi penguatan bisnis inti tersebut, perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. “Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” tuturnya.

|Baca juga: OJK: Pelemahan Rupiah Berpotensi Naikkan Biaya Klaim Asuransi

|Baca juga: AirAsia MOVE Sebut Perempuan Mengubah Lanskap Industri Perjalanan Global

​Beberapa proyek yang berhasil diamankan ADHI pada kuartal ini mencakup Penanganan Tanggap Darurat di wilayah Aceh dan Sumatra Utara, serta proyek Cimanuk River and Dyke Improvement di Indramayu. Selain itu, ADHI memenangkan tender pembangunan Tol Sigli Seulimeum Seksi 1 dan on/off ramp Pattimura pada jalan tol Semarang-Solo.

​Dari sisi pengerjaan, mayoritas kontrak atau senilai Rp4 triliun merupakan proyek non-joint operation (non-JO), sementara Rp183 miliar sisanya dijalankan melalui skema kerja sama operasional atau joint operation. Hal ini menunjukkan fleksibilitas ADHI dalam mengelola portofolio proyek secara mandiri maupun kolaboratif.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Bank Mandiri (BMRI) Andalkan Digitalisasi untuk Perluas Ekosistem dan Jangkau Ekonomi Nasional
Next Post Indo Tambangraya Megah (ITMG) Siap Tebar Dividen Tunai US$64,54 Juta, Berikut Jadwal Lengkapnya!

Member Login

or