Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan di hari kemarin ditutup turun 0,48 persen, disertai dengan net sell asing Rp1,24 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBCA, BBRI, ANTM, dan CUAN.
“IHSG berpotensi bergerak sideways cenderung melemah hari ini,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman, dikutip dari riset hariannya, Rabu, 29 April 2026.
|Baca juga: Dari Tidak Diminati Jadi Dilirik, Ini Rahasia India Gaet Investor Reksa Dana
|Baca juga: Allianz Indonesia Dorong UMKM Tumbuh Inklusif dan Berkelanjutan Lewat Program EMPOWERED+
Indeks-indeks saham Wall Street ditutup kompak melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), tertekan pada saham teknologi, terutama sektor semikonduktor. Indeks S&P 500 turun 0,49 persen, Nasdaq Composite terkoreksi 0,9 persen dan Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,05 persen.
Pelemahan pasar disebabkan laporan yang menyoroti perlambatan kinerja OpenAI, termasuk pertumbuhan pendapatan dan pengguna yang berada di bawah target internal. Kekhawatiran juga muncul terkait kemampuan perusahaan dalam memenuhi kontrak komputasi di masa depan.
|Baca juga: Asuransi Harta Aman Pratama (AHAP) Ajukan Penambahan Modal di RUPS
|Baca juga: APRDI Ajak Banyak Pihak Gotong-Royong Ciptakan Budaya Investasi di Reksa Dana
Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Selasa waktu setempat, dengan mayoritas indeks melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,02 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen, CSI 300 China melemah 0,27 persen, Taiex Taiwan melemah 0,24 persen, Kospi Korea Selatan naik 0,39 persen, dan ASX 200 Australia turun 0,64 persen.
Straits Times turun 0,10 persen dan FTSE Malaysia naik 0,72 persen. Bursa Asia ditutup bervariasi namun masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Februari karena para pedagang menanti katalis baru dari Timur Tengah, serta serangkaian keputusan bank sentral dan pendapatan dari perusahaan teknologi besar pekan ini.
|Baca juga: OJK Klaim Berkomitmen Terus Lakukan Pendalaman Pasar Modal, Ini Harapannya!
|Baca juga: OJK Sebut Gen Z Sudah Melek Keuangan tapi Masih Sering Terjebak FOMO Investasi
Selain itu, bank sentral secara global diperkirakan mempertahankan suku bunganya. Investor kini mengalihkan fokus ke laporan pendapatan raksasa teknologi untuk menguji apakah reli saham baru-baru ini dapat dipertahankan.
Support IHSG: 6.900-7.000
Resist IHSG: 7.100-7.200
Berikut rekomendasi saham pilihan hari ini dari BNI Sekuritas:
- BUMI Spec Buy dengan area beli di Rp224-Rp228, cutloss di bawah Rp220. Target dekat di Rp234-Rp240.
- CUAN Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.260-Rp1.285, cutloss di bawah Rp1.240. Target dekat di Rp1.310-Rp1.350.
- GOTO Spec Buy dengan area beli di Rp53, cutloss di bawah Rp52. Target dekat di Rp56-Rp60.
- MEDC Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.680-Rp1.700, cutloss di bawah Rp1.650. Target dekat di Rp1.745-Rp1.810.
- BIPI Spec Buy dengan area beli di Rp236-Rp246, cutloss di bawah Rp236. Target dekat di Rp252-Rp264.
- KIJA Spec Buy dengan area beli di Rp186, cutloss di bawah Rp183. Target dekat di Rp189-Rp192.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
