Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melempem lagi di akhir perdagangan Selasa, 15 September 2026. IHSG melorot 1,13 persen (73 poin) ke posisi 6.461 seiring dengan pelemahan bursa regional Asia mengantisipasi kenaikan bunga Federal Reserve Rabu besok.
|Baca juga: IHSG Sesi I Turun Tajam
Total volume perdagangan saham di BEI pada hari Selasa mencapai 26,17 miliar dengan nilai transaksi Rp12,50 triliun. Ada sebanyak 314 saham yang turun jadi pemberat indeks, 312 saham menguat dan 165 saham yang stagnan.
Pasar saham Asia mengekor pelemahan saham global pada perdagangan hari Selasa (15/9) sore. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) mencapai level tertinggi sejak 2007 di tengah kekhawatiran bahwa harga minyak yang bertahan kuat di atas $100 dapat memperparah guncangan energi. Serangan milisi Houthi ke jaringan pipa minyak Arab Saudi memompa harga minyak ke atas US$100 per barel.
|Baca juga: Saham ABDA Alami Volatilitas, Manajemen Buka Suara
Pada pertemuan gubernur The Fed Rabu ini pelaku pasar sangat yakin The Fed akan menaikkan bunga acuan ke angka 4 persen karena target inflasi tahunan 2 persen masih jauh dari kenyataan. Ditambah kenaikan harga minyak mentah, inflasi AS diperkirakan bertahan di atas 3 persen.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
