Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound dan ditutup menguat 67,10 poin atau 1,10 persen ke 6.162,04 pada akhir perdagangan Jumat, 22 Mei 2026.
Sebelumnya, IHSG terkoreksi dalam 8 hari perdagangan beruntun disebabkan pengumuman rebalancing indeks MSCI, sentimen geopolitk dan kebijakan ekspor komoditas Indonesia yang akan terkonsentrasi melalui BUMN.
|Baca juga: OJK Bidik Investor Asing Lewat Revisi Aturan Bursa Karbon
Sebanyak 449 saham naik, 251 saham turun dan 118 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 39,33 miliar saham, dengan total nilai Rp 19,82 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar sudah terdiskon sangat dalam dan memicu aksi beli ‘serok bawah’ oleh investor saham. Sejumlah saham konglomerat Prajogo Pangestu terdiskon 50 persen hingga 70 persen sejak awal tahun. Di sisi lain, fundamental perusahaan sangat baik.
|Baca juga: Eastspring Investments Indonesia: Sentimen Pasar Masih Dibayang oleh Arah Kebijakan Pemerintah
Dari geopolitik, berita positfi datang dari perundingan Iran-Amerika Serikat. Sumber senior Iran kepada Reuters menyebutkan kesenjangan dengan Amerika menyempit, dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan adanya “tanda-tanda positif” dalam pembicaraan. Meski begitu, kedua negara masih berbeda pandangan terkait stok uranium Teheran dan kontrol atas Selat Hormuz.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

