Media Asuransi, JAKARTA – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan produk asuransi jiwa PRULady. Produk tersebut dirancang khusus untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kanker payudara.
Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan peluncuran PRULady merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau segmen pasar baru, yakni perempuan, melalui produk yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan kesehatan dan tren penyakit yang terus meningkat.
“Kita juga selalu ingin memperluas pasar di Indonesia. Jadi kita selalu melihat ada segmen pasar apa lagi yang bisa dijangkau, karena penetrasi asuransi masih rendah. Ini jawaban Prudential, kita buatkan produk inovatif. Kita cari segmen pasar baru. Dalam hal ini yang kita pilih adalah segmen wanita,” kata Karin, Kamis, 21 Mei 2026.
|Baca juga: Bank DBS Indonesia: Keberlanjutan Harus Terlihat dari Cara Bank Membiayai hingga Menciptakan Dampak
|Baca juga: Daya Beli Tertekan, Prudential Yakin Kebutuhan Asuransi Tetap Dibutuhkan Masyarakat
Menurut dia, pengembangan produk tersebut tidak hanya berfokus pada manfaat klaim saat nasabah terdiagnosis penyakit, tetapi mendorong upaya pencegahan melalui fitur pemeriksaan kanker payudara secara berkala. Langkah itu didasari temuan banyak perempuan menunda pemeriksaan kesehatan meskipun telah merasakan gejala tertentu.
Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha mengatakan produk tersebut lahir dari kekhawatiran terhadap tingginya kasus kanker payudara di Indonesia serta masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini.
“PRULady merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat khususnya para perempuan di Indonesia terhadap kondisi kesehatannya. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker payudara merupakan kanker dengan kasus baru tertinggi pada perempuan di Indonesia,” ujar Vikas.
Prudential melihat peluang pasar tidak hanya berasal dari masyarakat yang belum memiliki asuransi, tetapi juga dari nasabah perempuan yang telah memiliki produk asuransi jiwa maupun kesehatan namun belum memiliki perlindungan khusus terhadap kanker payudara.
|Baca juga: RUPST&LB BFI Finance (BFIN): Tebar Dividen hingga Tunjuk Komisaris dan Direksi Baru
|Baca juga: Gojek dan Kemenkes Berkolaborasi Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis untuk Mitra Driver di 17 Kota
Ia menambahkan, segmen lain yang dibidik adalah masyarakat yang telah memiliki asuransi namun perlindungannya belum selengkap manfaat yang ditawarkan PRULady.
“Selain bagi yang belum pernah punya asuransi, itu juga satu pasar. Pasar keduanya adalah mereka yang sudah memiliki asuransi tetapi belum dilengkapi sekomprehensif PRULady ini,” katanya.
Selain memberikan perlindungan finansial, produk tersebut juga dilengkapi fitur deteksi dini dan insentif bagi nasabah yang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Perusahaan berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pencegahan kanker payudara.
|Baca juga: BI Bidik India dan Hong Kong untuk Perluasan QRIS Cross Border
|Baca juga: OJK Ungkap 3 Lini Usaha yang Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Industri Asuransi Umum di Maret 2026
Dalam peluncuran tersebut, penyanyi sekaligus pegiat kesehatan perempuan Andien Aisyah turut membagikan pengalamannya sebagai penyintas kanker payudara. Ia menilai deteksi dini dan perlindungan kesehatan menjadi hal penting mengingat risiko penyakit dapat muncul pada usia muda.
“Ketika pertama kali menerima diagnosis kanker payudara pada saat usia saya masih berumur 16 tahun, saya merasa bingung, apalagi saat itu informasi tentang kanker payudara belum sebanyak sekarang. Dari pengalaman tersebut, saya sadar risiko kanker payudara bisa datang lebih cepat, sehingga deteksi dini dan perlindungan kesehatan menjadi sangat penting,” pungkas Andien.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

