Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di sesi I Rabu, 20 Mei 2026. IHSG melemah 0,60 persen atau terpangkas 38,50 poin ke level 6.332,17.
|Baca juga: Respons OJK saat Hasil Investasi Asuransi Syariah Jadi Negatif Rp121,84 Miliar di Maret 2026
Volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 27,55 miliar dengan nilai transaksi Rp 13,67 triliun. Ada sebanyak 521 saham yang turun jadi pemberat IHSG, sementara 165 saham lainnya menguat dan 128 saham stagnan.
Pelaku pasar merespons negatif rencana pemerintah untuk mengendalikan harga komoditas utama Indonesia, yaitu minyak sawit mentah (CPO), batu bara, emas dan nikel. Reuters melaporkan, dalam pidato di parlemen, Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya telah meminta kabinet memastikan harga komoditas Indonesia seperti nikel dan emas ditentukan secara domestik.
Prabowo juga mengatakan Indonesia kehilangan pendapatan sebesar US$908 miliar selama 34 tahun terakhir akibat praktik under invoicing ekspor. Karena itu pemerintah akan membentuk badan khusus untuk mengawasi ekspor komoditas strategis seperti batu bara, minyak sawit mentah (CPO), dan mineral.
Menurut laporan Bloomberg, lembaga tersebut akan bertugas mengelola ekspor sekaligus menindak praktik under invoicing guna mendukung stabilitas rupiah.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Related Posts

