NH Sekuritas: IHSG Berpotensi Terkonsolidasi 6.300-6.400

Media Asuransi – PT NH Korindo Sekuritas Indonesia memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini masih akan terkonsolidasi pada rentang 6.300-6.400 seiring dengan minimnya sentimen baru pada pekan ini.
 
Melalui NH Morning Briefing 22 Maret 2021, Tim Riset NH Sekuritas memaparkan, bursa saham AS menutup pekan lalu secara mixed dengan pelemahan pada Dow Jones & S&P 500, sedangkan Nasdaq berhasil menguat. 
 
Sektor keuangan mendapat tekanan menyusul keputusan the Fed untuk tidak memperpanjang aturan pelonggaran rasio utang SLR perbankan. “Hal ini dikhawatirkan akan memicu penjualan kepemilikan obligasi Treasury dan berimbas pada kenaikan yield.”
 
Baca juga:

Sepanjang pekan lalu, pergerakan IHSG relatif tidak berubah dengan hanya melemah tipis -0,03% secara mingguan. Dengan minimnya sentimen baru pekan ini, fokus investor akan tertuju pada pergerakan beberapa indikator makroekonomi seperti: nilai tukar rupiah, tingkat yield obligasi, serta harga komoditas dunia. 

 
“Untuk hari ini, IHSG diperkirakan masih akan terkonsolidasi pada rentang 6.300-6.400.”

Sementara itu, saham-saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini di antaranya: HMSP (BUY TP 1590 CL 1510), ESSA (ACCUM BUY TP 424 CL 330), INTP (BUY TP 14950 CL 12500), WIIM (BUY TP 1020 CL 850), dan ACES (BUY TP 1720 CL 1550). Aca

Untuk Global Indices yang bisa dijadikan acuan adalah: 
 
 
 
Index Last Chg. %
Dow Jones 32,627.97 (234.33) -0.71%
S&P 500 3,913.10 (2.36) -0.06%
FTSE 100 6,708.71 (70.97) -1.05%
DAX 14,621.00 (154.52) -1.05%
Nikkei 29,792.05 (424.70) -1.41%
Hang Seng 28,990.94 (414.78) -1.41%
Shanghai 3,404.66 (58.41) -1.69%
KOSPI 3,039.53 (26.48) -0.86%
EIDO 23.35 0.51 2.23%
           
Commodities:
 
Commodity  Last Chg. %
Gold ($/troy oz.) 1,745.2 8.8 0.51%
Crude Oil ($/bbl) 61.42 1.42 2.37%
Coal ($/ton) 93.80 3.80 4.22%
Nickel LME ($/MT) 16,299 263.0 1.64%
Tin LME ($/MT) 25,675 (160.0)  -0.62%
CPO (MYR/Ton) 3,724  (75.0)  -1.97%
           
 Sources: Bloomberg, Kontan, NHKSI Research